Mati-Matian Biayai Sekolah Istri, Ternyata Bertepuk Sebelah Tangan

Senin, 26 Oktober 2015 - 14:03
Ilustrasi Perceraian

Tukijan (30) mencintai Sumiyah (28) dengan tulus, karena cintanya ini, ia mampu melakukan segala hal demi istrinya tersebut. Pria asala Wonorejo, Surabaya, ini bahkan rela bayai sekolah Sumiyah sejak dari SMA hingga kuliah kedokteran. Sayangnya kebaikan Tukijan ini dibalas dengan hal yang menyakitkan oleh Sumiyah.

Hubungan Tukijan dan Sumiyah bermula saat mereka masih duduk di bangku SMA, Tukijan saat itu kelas III (kleas XII), sedang Sumiyah adalah adik kelasnya yang duduk di kelas I (kelas X). Sumiyah dari keluarga yang tak mampu, orang tuanya pedagang asongan.


Hubungan keduanya berlanjut hingga Tukijan lanjut kuliah di ITB. Malangnya, Sumiyah yang waktu itu lulus SMA, tak bisa lagsung kuliah karena keterbatasan biaya. Sumiyah tergolong siswa yang cerdas, Tukijan pun tergerak untuk menyekolahkan Sumiyah.

Tukijan pun rela bekerja part time sambil kuliah, ia juga mengumpulkan uang kiriman orang tuanya. Semua uang tersebut ditabung demi membiayai kuliah si Sumiyah. Hasilnya mengagumkan, dalam setahun Tukijan bisa mengumpulkan hingga 100 juta. Sumiyah pun kuliah kedokteran di urabaya, sedang Tukijan rela hidup pas-pasan demi biaya Sumiyah. Demi Sumiyah, Tukijan bahkan sering puasa dan makan hanya sekali.

Tukijan pun akhirnya lulus kuliah, ia bekerja di perusahaan telekomunikasi ternama di Jakarta. Gaji Tukijan cukup lumayan, ia pun mengirimkan uang untuk Sumiyah menyelesaikan kuliahnya, sisanya ditabung demi rumah masa depan.

Tahun 2011, Sumiyah pun lulus kuliah, ia jadi dokter muda. Tukijan pun melamardan menikahinya. Tukijan yang hidupnya sudah mapan, ingin segera mendapat momongan. Namun sayang, keinginannya tak segera terwujud. Dua tahun menikahi Sumiyah, ia belum punya anak, penyebabnya si Sumiyah lebih memilih karir dibanding punya anak.

Sejak awal menikah, si Sumiyah sudah mengatakan enggan punya anak. Bahkan ia pernah mengatakan jika dirinya memasang alat kontrasepsi, Sumiyah bahkan memasangnya tanpa sepengetahuan Tukijan. Tukijan baru tahu jika istrinya pasang alat kontrasepsi usai membaca SMS Sumiyah pada temannya. Lebih menyakitkan lagi, ternyata dalam SMS tersebut si Sumiyah mengaku tak benar-benar mencintai suaminya, ia hanya merasa kasihan pada Tukijan.

Bilangnya cuma kasihan sama saya dan hanya ingin karirnya lancar, kata Tukijan.

Tukijan pun akhirnya mengajukan cerai ke Pengadilan Agama Surabaya, Jalan Ketintang Madya.






Loading...
loading...
Loading...

BERITA LAINNYA