Megawati Soekarnoputri : Kalau Jadi Islam, Jangan Jadi Orang Arab

Selasa, 10 Januari 2017 - 14:51
Megawati Soekarnoputri

Partai Demokrasi Perjuangan (PDI Perjuangan) merayakan HUT ke-44 di JCC, Jakarta, Selasa(10/1/2017). Megawati Soekarnoputripun menyampaikan pidatonya dalam acara tersebut. Iameminta Ketua MPR Zulkifli Hasan agar segera menyelesaikan pembahasan Pola Pembangunan Nasional Berencana. Gagasan itu menurut PDI merupakan implementasi Pancasila untuk mencapai Trisakti.


"Tadi saya ke Pak Zul terlalu lama dibahas lama-lama tidak ada yang dibahas. Jadi sampai sekarang saya belum tahu ini bagaimana hasilnya," kata Megawati saat pidato HUT ke-44 PDI Perjuangan di JCC, Jakarta, Selasa (10/1/2017).

Megawati kembali mengingatkan Zulkifli mengenai penerapan Pola Pembangunan Nasional Berencana. Presiden ke-5 RI itu lalu berbicara mengenai Indonesia yang diakui sebagai negara demokratis. Namun demokrasi yang dianut dengan Pancasila sebagai the way of life bangsa telah secara tegas mematrikan nilai-nilai filosofis ideologis, agar tidak kehilangan arah dan jati diri bangsa.

"Pancasila, lima sila, jika diperas menjadi Trisila," kata Megawati.

Pertama, sosio-nasionalisme yang merupakan perasan dari kebangsaan dan internasionalisme; kebangsaan dan peri kemanusiaan. Kedua, sosio-demokrasi.

"Demokrasi yang dimaksud bukan demokrasi barat, demokrasi yang dimaksud adalah demokrasi politik ekonomi, yaitu demokrasi yang melekat dengan kesejahteraan sosial, yang diperas menjadi satu dalam sosio-demokrasi," kata Megawati.

Ketiga, adalah ke-Tuhan-an. Menjadi poin ketiga, kata Megawati, bukan karena derajat kepentingannya paling bawah, tetapi justru karena Ke-Tuhan-an sebagai pondasi kebangsaan, demokrasi politik dan ekonomi yang dianut.

"Tanpa Ke-Tuhan-an bangsa ini pasti oleng. Ke-Tuhan-an yang dimaksud adalah Ke-Tuhan-an dengan cara berkebudayaan dan berkeadaban; dengan saling hormat menghormati satu dengan yang lain, dengan tetap tidak kehilangan karakter dan identitas sebagai bangsa Indonesia," kata Megawati.

Megawati lalu mengutip ucapan Soekarno. "Bung Karno menegaskan sangat jelas, kalau jadi Hindu, jangan jadi orang India. Kalau jadi Islam, jangan jadi orang Arab, kalau jadi Kristen, jangan jadi orang Yahudi. Tetaplah jadi orang Indonesia dengan adat budaya Nusantara yang kaya raya ini," ucap Megawati yang disambut tepuk tangan kader.




Loading...
loading...

BERITA LAINNYA