Mengetahui 6 Orang Tewas, Erwin Perampok Pulomas Minta Ditembak Mati

Senin, 02 Januari 2017 - 14:50
Erwin Situmorang

Akhirnya keempat pelaku perampokan dan pembunuhan di Pulomas, Jakarta Timur berhasil dibekuk oleh polisi. Salah satu pelaku adalah Erwin Situmorang, setelah tahu korbannya ada yang meninggal, pelaku mengaku menyesali perbuatannya di rumah Dodi Triono. Mengetahui enam orang korbannya tewas, Erwin minta dihukum mati saja.

"Dia (Erwin) bilang, 'pak (polisi) lebih baik saya ditembak saja sampai meninggal,'" kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Raden Prabowo Argo Yuwono di Polda Metro Jaya, Senin (2/1/2017).


Pernyataan Erwin disampaikan ketika diperiksa penyidik. Erwin merupakan satu dari empat bandit yang menggarong dan menyekap sebelas orang di rumah Dodi. Erwin, kata Argo, tak menyangka jika sebelas korban orang yang dia paksa masuk ke kamar mandi, enam di antaranya meninggal dunia.

"Dari hasil interogasi kemarin kebetulan yang terjadi di Pulomas, ruangan yang terdekat adalah kamar mandi. Dan dia (Erwin) tidak menyangka ada korban meninggal," kata dia.

Kepada petugas, Erwin mengatakan selama merampok bersama komplotannya di berbagai tempat, belum pernah ada korban yang meninggal dunia.

"Karena selama dia melakukan aksinya malang melintang di perampokan dia belum pernah melukai korban dan ada yang meninggal," kata Argo.

Kini Erwin hanya bisa menyesal. Dia bersama tiga rekannya telah dilumpuhkan. Ketiga rekan Erwin yaitu Ramlan Butarbutar alias Porkas, Ridwan Pane alias Marihot Pane alias Ius Pane, dan Alfins Bernius Sinaga. Ramlan tewas ditembak saat akan ditangkap. Saat ini, Erwin masih menjalani perawatan di Rumah Sakit, Polri, Kramatjati, Jakarta Timur, setelah kena tembakan timah panas.




Loading...
loading...

BERITA LAINNYA