Menyedihkan, Istri Seksi Menyuruh Pembantu Memakaikan Pakaian Suami

Selasa, 08 Maret 2016 - 18:10
Ilustrasi Perceraian

Suminten berasal dari keluarga kalangan menengah atas, wanita 29 tahun ini luara biasa manja. Ia tak mau melakukan sesuatu sendirian, ia selalu minta sang pembantu untuk melakukan segala hal. Bahkan hingga menikah, Suminten tetap saja membawa kebiasaannya tersebut. Ia menikahi Jumanto, 34, dalam keseharian, Suminten mengandalkan pembantunya.

Warga Wiyung, Surabaya ini hidupa bak seorang putri raja. Ia tak mengenal namanya mencuci piring, mengepel, mencuci pakaian, menyapu, segala hal terkait pekerjaan rumah tangga. Karena terlalu manjanya, bahkan Suminten punya tiga pembantu. Yang pertama, bagian bertugas mencuci, menata dan membersihkan semua kebutuhan. Pembantu kedua, bertugas menyuapi, membantu memakaikan semua perlengkapan yang dipakai.Yang ketiga adalah sopir pribadi, bagian mengantar ke sana ke mari.

"Dua tahun lalu, bapaknya bangkrut dan dia dinikahkan dengan saya," kata Jumanto. Jumanto menikahi Suminten lantaran fisiknya memang cantik, kulit putih perawakan bak model. Lagipula kedua orang tua mereka sudah sepakat untuk menikahkan mereka. Namun sikap Suminten sudah dianggap lebay alias berlebihan manjanya, tak layak bagi wanita yang sudah menikah.


Bangun pagi untuk menyiapkan handuk, Suminten yang lagi asyik main handphone teriak panggil pembantu. Untuk urusan mencarikan baju dan tas kerja, Suminten berteriak meminta pembantunya yang menyediakan. Ketika datang dari kantor juga demikian.

Suminten duduk dan menonton televisi, sementara si pembantu menyediakan air hangat dan kemudian menyediakan baju tidur.

"Selama menikah lima tahun dengannya, saya ingin sekali dilayani olehnya," jelas Jumanto sembari menerawang di atas langit-langit Pengadilan Agama, Klas 1A Surabaya, kemarin.

Bahkan, terkadang untuk memakaikan dasi atau menatakan tas kantornya, pembantunya lah yang selalu melayani. Kendati demikian, tak pernah ada niat dari Jumanto untuk meninggalkanya. Meski sikap Suminten yang malas-malasan dan suka suruh ini itu, Jumanto mengalah demi keutuhan keluarganya.

Namun, kini seakan tak bisa menahan amarahnya, Jumanto akhirnya menjatuhkan talak di Pengadilan Agama, Klas 1A pada awal Februari lalu.

"Puncak kemarahan saya itu, dia nyuruh pembantu memakaikan pakaian saya gara-gara dia malas bangun tidur," kata Jumanto.

Padahal, waktu itu Jumanto ingin bermanja-manja dengan istrinya karena merupakan perayaan pernikahan mereka. Seakan tersambar petir, Suminten pun langsung terkejut kala dirinya mendapatkan kemarahan Jumanto yang selama ini tak pernah mengatakan hal buruk padanya.

"Saya masih muda dan kaya. Bisa kok cari istri yang rajin dan berbakti sama suami. Tidak seperti dia yang malas-malasan. Dikasih hati lha kok minta jantung," pungkasnya.

Sumber : jpnn






Loading...
loading...
Loading...

BERITA LAINNYA