Metro Mini Nyelonong Perlintasan Ditabrak Kereta, 13 Orang Tewas

Minggu, 06 Desember 2015 - 17:43
Metro Mini Terobos Perlintasan

Peristiwa tabrakan antara metromini dengan Kereta Commuter Line (KRL) membawa banyak korban tewas dengan kondisi mengenaskan. Sebanyak 13 orang diketahui tewas dalam peristwa yang terjadi di perlintasan dekat Stasiun Angke, Jakarta Barat, Minggu (6/12/2015) pagi.

Kapolsek Tambora, Komisaris Wirdhdanto, mengatakan penyebab tabrakan ini adalah ulah sopir metromini yang diduga menerobos palang pintu perlintasan rel yang sudah mulai turun. Sang sopir tak mengindahkan bunyi peringatan bahwa kereta akan segera melintas. Akibat ulah ceroboh sang sopir, Metro Mini berplat B 7760 FD itu pun dihantam kereta api yang melintas cepat. Badan bus terhimpit di bagian bawah KRL dan terseret sejauh 200 meter. Hantaman keras ini membuat badan bus rusak parah.


Jasad korban berserakan, jenazah dievakuasi menuju ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM).

""Hasil evakuasi kami, ada 13 orang yang meninggal dunia dan sudah dievakuasi," kata Kapolsek Tambora Komisaris Wirdhdanto.

Selain korban tewas, ada sebanyak 7 orang yang selamat, untuk korban tewas langsung dibawa ke RSCM untuk proses identifikasi, sedang yang selamat dirawat ke RS Tarakan dan RS Sumber Waras.

"Kami masih belum pastikan berapa banyak laki-laki, perempuan, atau anak-anak. Karena korban tewas tidak dalam keadaan utuh," ucap Wirdhanto.




Loading...
loading...

BERITA LAINNYA