Miris Banget Nasib Wanita Ini, Disekap, Diperkosa, Dirampok, Diperas Videonya Akan Disebar

Senin, 28 Agustus 2017 - 10:49
Ilustrasi

Malang benar nasib Melati, sebut saja demikian. Bukan saja menjadi korban perampokan, gadis 22 tahun itu juga diperkosa dan diperas.

Kasat Reskrim Polresta Palembang, Sumatera Selatan, Kompol Yon Edi Winara menjelaskan, kejadian memilukan itu terjadi pada Selasa (22/8), sekitar pukul 22.00 WIB di salah satu kamar hotel di Jalan Dr M Isa, Palembang.


Mulanya, korban dihubungi oleh temannya Ad alias Ri yang janjian bertemu di hotel tersebut. Sempat ngobrol ringan, Ad alias Ri lalu mengajak korban ke kamar hotel. Tanpa curiga, korban menuruti ajakan pelaku.

Tanpa sepengetahuan korban, pelaku Rd alias Rm dan As keluar dari dalam kamar mandi dengan menodong korban dengan pisau. Sementara Ad alias Ri, juga menodongkan pistol yang ternyata adalah korek api berbentuk senjata api laras pendek.

Ketiga pelaku pun mengancam Melati agar tak melawan atau berteriak. Dalam kondisi takut dan tak berdaya, para pelaku lalu mengikat tangan korban. Kemudian, Ad menelepon IA yang berperan seolah-olah sebagai komandan mereka untuk datang ke kamar hotel tersebut.

Kedatangan IA itu sekaligus menjadi peristiwa memilukan yang diterima Melati karena ia diperkosa IA. Sementara, tiga pelaku lainnya ikut meraba-raba tubuh korban.Usai melampiarkan nafsu bejatnya, korban lalu disekap di WC dan kembali diperkosa oleh Rd alias Rm.

Ironisnya, pelaku Ad juga mengambil handphpne dan dompet milik korban yang berisikan ATM, uang dan surat penting. Sebelum dilepaskan, para pelaku memeras korban agar mau menyerahkan uang Rp5 juta.

Caranya, yakni dengan memaksa korban menghubungi temannya untuk mentransfer uang tersebut ke ATM milik korban yang sudah dikuasai tersangka.

Parahnya, usai menguras habis uang dalam ATM korban, para pelaku meninggalkan Melati begitu saja dan baru bisa keluar dari hotel tersebut sekitar pukul 05.00 WIB.

"Tim masih melakukan pengembangan untuk lokasi dan perkara lain yang diduga pernah dilakukan kompolotan ini sebelumnya," jelas Yon.

Selain menangkap empat pelaku, polisi juga menyita sejumlah barang bukti diantaranya Hp, bayonet, korek api berbentuk pistol warna silver, tali nilon untuk mengikat korban, kartu ATM dan dompet.

Kanit Ranmor Polresta Palembang, Iptu Mardanus menambahkan, Sebelum memperkosa dan merampok, para pelaku berpura-pura menemukan sebutir pil ekstasi dari dalam tas korban.

"Mereka juga mengancam akan menyebarkan video pemerkosaan itu kalau korban menolak memberikan uang," jelasnya.

Dalam pemeriksaan di Polresta Palembang, tersangka Ia membantah telah mengaku sebagai anggota polisi dalam aksinya itu.

"Sumpah Pak, saya tidak mengaku sebagai anggota polisi," kilahnya.

Tapi, dia tidak menampik telah memperkosa korban. "Ya Pak, saya melakukannya dua kali," ujarnya sembari tertunduk.

Sedangkan tersangka Rd, berdalih hanya diajak Ad ke hotel itu. "Saya dan yang lain disuruh menunggu di kamar mandi," katanya.

Menurutnya, wanita yang diajak Ad merupakan wanita panggilan. "Ad yang pesen Pak, long time Rp2,5 juta," katanya.






Loading...
loading...
Loading...

BERITA LAINNYA