Miris Pengakuan Bocah SD Yang Lakukan Pencabulan Pada Siswi SMP, Membuat Hati Menangis

Jumat, 13 Mei 2016 - 13:57
Geng SD-SMP

Sungguh memprihatinkan, beberapa remaja melakukan pencabulan pada seorang siswi yang duduk di bangku kelas 1 SMP, Surabaya. Semua pelaku diamankan di Mapolrestabes Surabaya. Yang membuat hati miris adalah salah satu pelaku, MI masih duduk di bangku SD. Ia merupakan pelaku termuda dibanding ketujuh temannya yang melakukan pencabulan pada korban yang masih 13 tahun.

Saat kasus ini dirilis oleh Polrestabes Surabaya, Kamis (12/5/2016), MI mengeluarkan pengakuan yang menggemparkan. Di depan polisi, wartawan dan Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini, MI mengaku hanya memainkan dada Bunga.


"Saya cuma suka nenen (payudara), cuma atasnya," katanya kepada para penyidik.

Dengan bahasa polos, MI secara jujur mengaku penasaran dengan "rasa" dada korban. Maklum, sejak kecil dia tidak pernah diberi ASI. Sebab, ibunya terpaksa pergi ke Kalimantan untuk bekerja.

Otomatis MI sejak bayi hingga kini tidak pernah merasakan sentuhan kasih sayang ibu dari ASI. Hal itu juga ditambah pengaruh buruk video dewasa yang dia tonton. Alhasil, ajakan tujuh kawannya langsung diterimanya lantaran didasari keinginan mencoba hal yang sama seperti dalam video dewasa tersebut.

Kasubbaghumas Polrestabes Surabaya Kompol Lily Djafar mengatakan, tersangka MI memang tidak bisa dikenai tindak pidana. Sebab, menurut undang-undang, mereka yang masih berusia kurang dari 12 tahun tidak bisa dikenai ketetapan hukum.

Karena itu, selama proses penyelidikan, pihaknya terus berkoordinasi dengan pengadilan agar MI bisa ditindak sesuai dengan peradilan anak yang berlaku.

"Nanti keputusannya bisa dikembalikan ke orang tua atau dibina di lembaga negara," ujar Lily.

Selain MI, dalam kasus ini polisi juga mengamankan, MY, 12; JS, 14; AD, 14; BS, 12; LR, 14; As, 14 dan HM, 14. Pelaku dan korban semua tinggal di lingkungan Kalibokor Kencana, Surabaya






Loading...
loading...
Loading...

BERITA LAINNYA