Miris, Penuturan Ayah Ilham : Anak Saya Cerita Dipukuli, Suaranya Lemah

Rabu, 25 Januari 2017 - 09:51
Syafii

Syafii benar-benar terpukul, anaknya yang dikuliahkan jauh-jauh malah akhirnya tewas lantaran mengikuti kegiatan Ditsar Mapala UII (Universitas Islam Indonesia). Bahkan putranya,Ilham Nurfadmi Listia Adi (20), sempat berbicara dengannya melalui telepon sebelum akhirnya meninggal dunia akibat aniaya yang dialaminya. Syafii menuturkan jika suara Ilham terdengar lemah dan juga patah-patah.



"Pagi hari saya sempat komunikasi dengan anak saya. Anak saya menghubungi lewat telepon, posisinya sudah dirawat di Bethesda," ucap Syafii saat ditemui di rumah duka RS Bethesda Yogyakarta, Selasa (24/1/2017).

Syafii menuturkan, saat bertelepon itu, putranya sempat bercerita bahwa dirinya mengalami kekerasan saat mengikuti Great Camping (GC). Putranya juga mengeluhkan bahwa badannya sakit-sakit akibat kekerasan yang diterimanya.

"Anak saya cerita di telepon kalau (dia) dipukuli. Cerita kalau ada kekerasan saat mengikuti kegiatan itu," ungkapnya.

"Saat bercerita itu, suaranya lemah. Saya langsung berangkat dari Lombok ke Yogyakarta ," imbuhnya.

Dia menjelaskan, keluarga memutuskan untuk menempuh jalur hukum agar peristiwa yang menimpa Ilham bisa diusut tuntas. Syafii juga judah mengizinkan jenazah putranya untuk diotopsi.

"Sudah melapor ke Polda DIY dan diarahkan ke Polres Karanganyar. Jadi saya akan melapor ke sana," tegasnya.

Sebelumnya diberitakan, Ilham meninggal setelah mengikuti kegiatan Great Camping yang merupakan kegiatan rutin Pendidikan Dasar Unit Kegiatan Mahasiswa Pecinta Alam (MAPALA) UII kembali bertambah. Ilham Nurfadmi Listia Adi adalah mahasiswa jurusan Hukum Internasional angkatan 2015.






Loading...
loading...
Loading...

BERITA LAINNYA