MIsteri Geng Boel Tacos Bentukan Agus Si Pembunuh Neng

Minggu, 11 Oktober 2015 - 12:54
Tersangka Agus Dan Putri Nur Fauziah

Agus pembunuh Putri Nur Fauziah, bocah 9 tahun dibungkus kardus, mencetuskan terbentuknya geng Boel Tacos. Geng bentukan Agus ini bermarkas di rumah Agus yang sekaligus berfungsi sebagai warung berbentuk bedeng.

Kediaman Agus yang berlokasi di RT 05 / RW 07 Kelurahan Kalideres, Kecamatan Kalideres, Jakarta Barat ini berbentuk semi permanen, hanya berdinding triplek dan kayu, terletak di pojok lapangan.


Anggota geng bentukan Agus biasa nongkrong di bale di belakang warung miliknya. Sedangkan warung Agus berada di depan jalan. Anak-anak geng biasa berkumpul di bawah pohon rindang, di sampingnya terdapat toilet dengan bentuk ala kadarnya. Anggota ini terdiri dari ABG, anak-anak SD dan SMP. Mereka nongkrong setiap harinya di markas geng, kebanyakan anggotanya adalah pria, namun ada juga wanitanya.

Menurut Imam, Wakil Ketua RT 05 / RW 07 Kelurahan Kalideres, Kecamatan Kalideres, Jakarta Barat, anak-anak yang main di markas adalah anak-anak yang nakal. Anak-anak ini didoktrin oleh Agus untuk melakukan hal-hal yang negatif. Anak-anak ini juga sudah mencicipi narkoba.

Sebenarnya di lingkungan Agus sudah ada geng, namanya Geng Rawel alias Geng Rawa Lele, sesuai nama kampung. Anggota geng ini memang anak-anak di kampung tersebut namun berbeda generasi dengan geng milik Agus. Geng Agus terdiri dari anak-anak kampung yang dididik hal yang tidak benar. Berbeda dengan geng milik Agus, geng Rawel berisi kegiatan positif, sharing, kegiatan olahraga atau bermusik. Biasanya mereka cuma ngobrol, main bola, futsal, atau bersih-bersih kampung.






Loading...
loading...

BERITA LAINNYA