Mursalim Menelanjangi Yoshimi Nishimura

Jumat, 11 September 2015 - 22:23
Yoshimi Nishimura

Sungguh keji apa yang dilakukan oleh Mursalim, satpam di apartemen Casa Grande. Ia ternyata sudah lama merencanakan untuk membunuh Yoshimi Nishimura, WNA Jepang cantik yang berusia 28 tahun. Mursalim sudah mengatur siasat liciknya seminggu sebelum Yoshimi dibunuh.

Warga Lampung berusia 25 tahun ini bahkan membunuh Yoshimi dengan sadis. Atas kejahatannya, Mursalim dapat dijatuhi dengan hukuman mati, banyak pertimbangan yang akan memberatkan hukumannya.


Mursalim sejak awal sudah mengawasi Yoshimi, ia memperhatikan dengan seksama kebiasaan Yoshimi. Nafsu untuk menguasai harta korban, membuat Mursalim lupa diri. Ia tahu bahwa wanita manager di Yamaha Indonesia ini tinggal hanya sendirian. Ia juga tahu Yoshimi selalu pulang malam, tepat di jam ia bertugas malam, di waktu ia menjaga lobi apartemen.

Mursalim berpikir licik, ia mulai mencari akal-akalan, asal ada kesempatan bisa berdua dengan Yoshimi, ia bisa berbuat jahat sesuai keinginannya. Maka, ia pun sengaja menyumpal rumah kunci kamar apartemen milik Yoshimi. Dia berharap, Yoshimi melakukan komplain dan turun ke lobi dan mengadu pada resepsionis. Di saat itulah ia akan mengajukan diri, dan bisa beraksi leluasa.

Mursalim tak sekali berusaha mewujudkan rencananya, terhitung 3 kali ia menyumbat rumah kunci unit apartemen korban selama sepekan kemarin. Dua kesempatan yang ada dilewatkannya begitu saja, yang ketiga dimanfaatkannya dengan sebaik-baiknya. Di kali kedua ia menyumpal terlalu berlebihan, sehingga pintu sulit dibuka, Mursalim bahkan kerepotan hingga harus dibantu teknisi.

Jumat malam, kesempatannya muncul. Ia berhasil membuka pintu yang disumpalnya. Usai terbuka, ia segera menerobos masuk, mengunci pintu dari dalam dan mematikan lampu. Mursalim dengan sigapmembanti Yoshimi, mencekiknya dengan kuat di lantai. Tak hanya itu, ia membentur-benturkan kepala Yoshimi ke lantai. Yoshimi tak sadar diri, darah mengucur di kepalanya. Mursalim melucuti pakaian korban yang terkena darah Yoshimi. Jasad Yoshimi diletakkannya di tempat tidur.

Mursalim kemudian beraksi, ia merampok, mengambil barang berharga milik Yoshimi berupa uang tunai 7 juta, ponsel, dan perhiasan senilai 19 juta.






Loading...
loading...
Loading...

BERITA LAINNYA