Ngeri, Siswi SMA Ditemukan Tewas Dengan Kondisi Organ Intim Tertancap Batang Pisang

Kamis, 07 September 2017 - 11:59
Siswi SMA Tewas

Akhirnya wanita muda yang ditemukan dalam kondisi meninggal di Kompleks Kampung Pisang, Gorong-gorong pada Jumat (1/9) sekitar pukul 16.00 WIT diketahui bernama Stevi Koga (17) warga Jalan Panibar.

Jasad korban yang sudah dalam kondisi rusak dan berulat itu, pertama kali ditemukan oleh warga Kampung Pisang yang diketahui bernama Margareta Nokoro bersama anaknya Matias Iwareyauw.


Kasat Reskrim Polres Mimika, AKP Dionisius VDP Helan SIK sebagimana dilansir dari Cenderawasih Pos (Jawa Pos Group), Sabtu (2/9) siang menjelaskan kronologis penemuan jasad wanita, yang merupakan pelajar di salah satu SMA swasta di Kota Timika itu.

Penemuan berawal saat saksi Margareta Nokoro dan anaknya Matias Iwareyauw, pergi ke kebun memetik daun pepaya dan buah nangka yang tidak jauh dari rumah mereka. Saat keduanya melintas di Tempat Kejadian Perkara (TKP), tiba-tiba saksi Matias Iwareyauw melihat ada sosok mayat.

Kemudian dia langsung berteriak kepada ibunya bahwa ada mayat. Dan setelah itu saksi Margareta Nokoro menyuruh anaknya untuk menyampaikan informasi tentang penemuan mayat itu, kepada ketua RT setempat.

Namun saat tiba anaknya pergi ke rumah ibu RT, ternyata Ketua RT tidak berada di rumahnya. Selanjutnya saksi kemudian langsung mendatangi Pos Brimob di Gorong-gorong guna melaporkan kejadian penemuan mayat wanita tersebut.

Kemudian sekitar pukul 17.20 WIT personel dari Polsek Mimika Baru (Miru) yang tiba di lokasi kejadian langsung melakukan penyisiran guna mencari keberadaan mayat tersebut. Namun tidak ditemukan keberadaan mayat seperti yang dilaporkan oleh saksi Matias Awareyauw.

Selanjutnya sekitar pukul 17. 45 WIT salah satu personil Polres Mimika kembali menerima telepon dari salah satu warga Kampung Pisang, Gorong-gorong yang diketahui bernama Yusuf Maniagasi, yang melaporkan bahwa dirinya juga melihat mayat wanita muda ini berada tidak jauh dari belakang rumah saksi Margareta Nokoro.

Kemudian Diosinius menjelaskan, saat personel kepolisian tiba di lokasi, mayat tersebut dalam posisi terlentang, dan menggunakan celana jeans warna hitam dan baju kaos warna hijau, serta pada bagian alat vital korban tertancap batang pisang.

"Kita langsung lakukan tindakan mengevakuasi jenazah korban ke RSUD Mimika untuk dilakukan visum, dan juga kita langsung lakukan olah TKP," jelas Dion.

Lebih lanjut kata Kasat Reskrim, saat jenazah berada di RSUD Mimika, salah satu kerabat korban yang diketahui bernama Ambros Yobe dengan tidak sengaja membuka Facebook, dan mendapati informasi terkait penemuan mayat tersebut.

"Jadi ada keluarganya yang main Facebook kemudian tahu kalau ada mayat perempuan ditemukan di Gorong-gorong. Lalu keluarga korban ke RSUD untuk cek. Dan memang benar kalau korban itu adalah keluarga mereka. Karena mereka tahu persis kalau korban itu keluarga mereka, sebab di kaki korban ada bekas luka akibat kena pecahan kaca,"ucap Kasat.

Kemudian menurut Dion bahwa dari keterangan keluarga korban dalam hal ini ibu korban menjelaskan, bahwa korban pamit dari rumah sejak Kamis (31/8) lalu dengan alasan hendak mengikuti acara di Gorong-gorong.

"Korban izin sama orang tuanya mau ke Gorong-gorong, tapi hingga malam korban belum kembali ke rumah. Jadi ibu korban langsung ke Gorong-gorong untuk bertanya kepada teman-teman korban, tapi teman-teman mereka mengatakan kalau korban ikut acara di Gorong-gorong,"kata Dion.

Selanjutnya ibu korban terus mencari keberadaan anakanya, namun tidak ditemukan. Hingga pada akhirnya ibu korban mendapati informasi bahwa anaknya yang merupakan pelajar di salah satu SMA swasta di Kota Timika itu, telah ditemukan dalam kondisi meninggal dan jenazahnya telah dibawa ke RSUD Mimika.

"Jenazah sudah diambil pihak keluarga untuk dimakamkan," singkat Kasat. Sementara untuk motif maupun pelaku yang terlibat dalam kasus tersebut, Dion mengatakan pihaknya masih melakukan penyelidikan.

"Motif dan pelaku masih kita lidik. Mudah-mudahan bisa dan ada petunjuk jelas siapa pelakunya,"paparnya.






Loading...
loading...

BERITA LAINNYA