Ngeri, Turis Australia Dijambret Dan Diseret Hingga Tubuhnya Penuh Luka

Senin, 15 Agustus 2016 - 12:47
Ilustrasi Korban Jambret

Seorang wisatawan asing dari Australia mengalami kejadian yang mengerikan. Wanita yang bernama Juliana Britto ini berlibur di Sanur, Sabtu (13/8/2016) pagi. Ia menjadi korban percobaan penjambretan. Tas yang diikat di sepeda gayung miliknya hendak dirampas. Juliana waktu itu akan pulang ke hotel, saat melintas di Jalan Kesari, seorang pria dengan mengendara sepeda motor merampas tas yang ada di keranjang depan sepeda. Juliana jatuh terpelanting di aspal.

Si penjambret yang belum berhasil merampas tas milik Julia berupaya keras merebut tas yang masih terikat di sepeda.Tak sampai di sana, saking kuatnya tarikan dari penjambret, tubuh Julia terseret beberapa meter.
Luka disekujur tubuh pun tak terelakan.


Sadar bila berlama-lama aksinya akan mengundang massa, si penjambret lalu kabur tanpa sempat merampas tas Julia.Usai mengalami pengalaman buruk tersebut, Julia memilih untuk melaporkan ikhwal percobaan penjambretan yang ia alami ke pihak Banjar Batujimbar sebelum melaporkannya ke polisi.

Peristiwa penjambretan di kawasan pariwisata Sanur pada siang hari bukan kali pertama ini terjadi.Sekitar sebulan lalu di Jalan Duyung, Banjar Semawang, Sanur, Denpasar, terjadi penjambretan terhadap wisatawan yang melintas di sana.Sama seperti yang dialami Julia, pelaku beraksi dengan sepeda motor dan mengambil barang milik wisatawan.

"Di sini sudah dua kali yang saya dengar, itu yang saya tahu. Mungkin bisa lebih dari dua kali. Kejadiannya kurang lebih sebulan lalu pas sore hari. Pernah juga ada yang malam hari, tapi memang seringnya itu malam hari. Ada saksi yang bilang pelaku naik motor dan pakai helm bojog," ujar warga yang tinggal di Jalan Duyun, AA Wisma Mahardika.

Pjs Kanit Reskrim Polsek Denpasar Selatan, Iptu Bangkit Dananjaya, mengakui di wilayah hukum Polsek Denpasar Selatan khususnya di Sanur aksi penjambretan yang menimpa WN asing kini kembali menggeliat ke permukaan.

"Di Jalan Danau Tamblingan pernah ada yang melapor kena jambret. Tidak hanya orang asing tapi orang lokal juga pernah ada yang jadi korban. Kalau mereka beraksi siang hari berarti mereka memiliki kepercayaan diri yang tinggi," ujar Bangkit.






Loading...
loading...
Loading...

BERITA LAINNYA