Nikita Mirzani Dulu Pamer Cupangan Saat Masih Di Pondok Pesantren

Jumat, 11 Desember 2015 - 20:03
Nikita Mirzani

Nikita Mirzani dan Puty Revita, dua artis cantik ini diamankan oleh Sub Direktorat III Tindak Pidana Umum atas dugaan praktik prostitusi online di Hotel Kempinski, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Kamis (10/12/2015) malam. Keduanya diamankan bersama dua orang pria yaitu mucikari kedauanya.

Nikita Mirzani kerap jadi bahan pemberitaan lantaran kehidupan kontroverisalnya, pernikahan, perceraian, juga gaya busananya. Wanita ini ternyata sudah dikenal menyimpang saat ia tinggal dan menetap di Pondok Pesantren Darussalam, Gontor, Jawa Timur sekitar lima belas tahun silam.


Nikita dikenal suka bersikap genit dan mengumbar syahwat, hal ini diungkap oleh seorang kawan satu pesantrennya, Devi. Devi mengenal karakter Nikita saat wanita itu menginjakan kaki di Pondok Pesantren Darussalam pada sekitar tahun 2000.

Walau Nikki diketahui merupakan santri baru kelas I Adhi atau setingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP), pemikiran Nikki berbeda dengan teman-teman sebayanya yang lain.

Nikki diungkapkannya, kerap membicarakan tentang sosok pacarnya dan beberapa hal intim yang pernah dilakukannya bersama sang pacar di Jakarta.

"Saya ketemu dia itu seingat saya waktu saya kelas dua, nah Nikita kelas satu, baru masuk. Kita tinggal sebelahan rayonnya (wisma-red) di pondok dulu. Nikita memang orangnya rame dari dulu, terus beda juga kayak temen-temen seumurannya, kalau orang-orang ngomongin ngaji, dia itu malah ngomongin pacarnya yang ada di Jakarta," katanya.

Perilaku Nikki tersebut awalnya dianggap wajar oleh para santri lainnya, lantaran Nikki memang berlatar belakang dari Jakarta.

Namun, seiring dengan kenakalan yang dilakukan Nikki, cerita tentang alasan Nikki masuk dalam pondok pesantren pun terkuak.

"Ada yang bilang kalau bapaknya lulusan pesantren, jadi pas tahu nikita nakal begitu, dia masukin nikita ke pesantren. Kelihatan sih, sehari-hari dia memang nakal, sering ngelanggar peraturan pondok, dia juga sering masuk Mahkamah atau disidang sama kakak kelas IV, V dan VI atau setingkat SMA," ungkapnya.

Namun, kenakalan Nikki tidak berlangsung lama, karena ketahuan mencuri dan berhubungan di luar batas, Nikki pun dipanggil oleh pengurus pondok dan menjalani sidang.

Karena kesalahan Nikki sudah tidak dapat lagi ditoleransi, Nikki pun akhirnya dikarantina di dalam kamar bagian keamanan pondok selama seminggu, selanjutnya dijemput oleh orangtuanya untuk dijemput pulang.

"Di sana itu saya lupa dia pacaran sama siapa, sesama jenis atau pacaran sama anak di luar pesantren, soalnya memang anak pondok itu perempuan semua. Jangankan keluar main, kita keluar selangkah dari gerbang aja, ketahuan sama bagian keamanan pasti diproses, apalagi kalau ketahuan pacaran," katanya.

Namun, lanjutnya, terdapat kemungkinan jika Nikki nekat mencuri waktu untuk berpacaran ketika waktu kunjungan.

Sang pacar berpura-pura menjadi kakaknya dan berduaan di ruang tamu pondok pesantren.

"Soalnya pernah saya ingat betul, dia pernah tunjukin bekas ciuman di lehernya habis kunjungan. Dia bilang, 'Mau lihat nggak, mau lihat nggak, gue baru dicipok nih sama pacar gue'. Tapi, waktu kunjungan juga sebenarnya nggak bisa pacaran, karena kunjungan cuma di ruang tamu," ungkapnya menirukan ucapan Nikita kala itu.

Sumber : Tribunnews.com






Loading...
loading...
Loading...

BERITA LAINNYA