PDIP Wacanakan Satukan Partai Politik Untuk Melawan Ahok Yang Maju Independen

Sabtu, 12 Maret 2016 - 21:21
Ahok Dan Boy Sadikin

Boy Sadikin, Ketua DPD PDI-P DKI mewacanakan untuk menyatukan partai politik yang ada untuk bersama-sama menghadapi Ahok di Pilkada DKI 2017, seperti diketahui Ahok akan maju lewat jalur independen.

Lely Arianie, pengamat politik dari Universitas Jayabaya, menyatakan bersatunya parpol kemungkinan karena dua hal.


Pertama, mereka melihat Ahok sebagai lawan yang sangat kuat, atau kemungkinan lain karena mereka ingin menunjukkan kepada Ahok siapa yang sebenarnya ia lawan.

"Jadi, pilihan Ahok menempuh jalur independen itu seolah mengabaikan keberadaan parpol menurut mereka dan karena itu mereka mungkin menyatukan diri untuk bisa membuktikan, bukan hanya karena Ahok dianggap mereka kuat, melainkan sekaligus menyatakan (Ahok) jangan main-main dengan mengabaikan parpol," kata Lely.

Menurut Lely, untuk jalur independen akan mengalami kesulitan lantaran syarat yang cukup berat, yaitu fotokopi KTP hingga sebanyak 530.000 lembar. Ditambah lagi harus melakukan verifikasi KTP yang dikumpulkan.

"Maka, tim harusnya menyiapkan lebih banyak dari itu karena akan ada soal ketika KPU mengadakan verifikasi. Entah karena KTP palsu, orangnya meninggal, atau dia merasa tak menyerahkan KTP. Tapi apa pun masalahnya, calon independen harus punya tempat dan jalan untuk maju," ujar Lely.

Jika semua parpol bergabung, maka prediksi kemenangan menjadi sulit ditebak, namun semua kembali pada pemilih.

"Kan pemilih banyak juga yang muak dengan calon yang diusung parpol. Tetapi, kalau mesin partai bekerja, boleh jadi mereka bisa mengambil simpati massa pemilih, atau membuat isu strategis yang bisa mengalahkan Ahok," kata Lely.

Wacana bersatunya parpol ini muncul dari Boy Sadikin, ia mengaku terus mendapat tamu dari tokoh-tokoh politik.

"Memang ada arah ke sana untuk menyatukan partai," ujar Boy.

Boy mengatakan alasannya untuk melanjutkan pembangunan Jakarta secara berkesinambungan. Ia juga menepis ini sabagai upaya mengeroyok Ahok.

Sumber : Tribunnews






Loading...
loading...
Loading...

BERITA LAINNYA