Pedagang Buah Lebih Takut Satpol PP Daripada Teroris

Minggu, 17 Januari 2016 - 14:38
Sumardi Pedagang Buah

Teror bom di Sarinah menyebarkan ketakutan dan kepanikan warga Jakarta, namun di sisi lain pasca ledakan bom Sarinah, justru Sumardi (61) mendapat untung. Pria pedagang buah dan rujak ini berhasil membawa pulang uang Rp 1,2 juta dari hasil jualan pascaledakan bom hingga menjelang malam.

"Saya mau nyeberang ke arah gedung Sarinah dari arah gedung Bawaslu (Badan Pengawas Pemilu), tapi belum sempat menyeberang ada ledakan di pos polisi dan saya mundur lagi, jaraknya sekitar 200 meter dengan ledakan," ujar Sumardi saat berdagang di samping gedung Skyline, Jakarta Pusat, Sabtu (16/1/2016).

Mendengar ledakan bom, tidak membuatnya meninggalkan lokasi Thamrin, namun Ia memilih menetap dan memarkirkan gerobaknya di samping gedung Jaya untuk tetap berdagang buah serta rujak.

"Malah untung saya, biasanya paling banyak dapet Rp 800 ribu, tapi waktu ada bom saya pulang bawa Rp 1,2 juta, karena dagangan habis semuanya," tutur Sumardi.

Sumardi yang biasanya berdagang di Balaikota mengaku lebih takut dengan Satpol PP dibanding dengan ledakan bom.

"Kalau sama Satpol PP dagangan saya diambil semuanya," ucapnya.








Loading...
loading...
Loading...

BERITA LAINNYA