Pelaku Sodomi Ini Menjadi Orang Pertama Yang Bakal Mendapat Hukuman Kebiri

Senin, 02 November 2015 - 20:45
Ilustrasi Kriminal

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Yohana Susana Yembise penasaran dengan motif pelaku sodomi. Ia pun menyempatkan diri ke Mapolrestro Jakarta Selatan, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin (2/11) pagi. Ia ingin sekali bertemu, bertanya jawab dan mengetahui alasan pelaku pedofilia tega melakukan kekerasan terhadap anak bawah umur.

Menteri Yohana dengan didampingi oleh Kapolrestro Jakarta Selatan, Kombes Wahyu Hadiningrat dan Kasatreskrim Polrestro Jakarta Selatan, AKBP Audie Latuheru, ia bertemu dengan Maskur alias Sakur (34). Di ruang Kapolres, Menteri Yohana bertanya jawab dengan pelaku sodomi terhadap belasan bocah di Kelurahan Duren Tiga, Pancoran, Jakarta Selatan.

Yohana pun bertatap muka dengan Maskur, terungkap jika perilaku menyimpang tersangka akibat menonton film porno sejak kecil. Yohana pun bertanya,

"Mengapa kamu sampai tega melakukan perbuatan itu terhadap anak-anak ?" tanya Yohana kepada Maskur.

Maskur dengan wajah seperti tidak berdosa, mengatakan bahwa ia melakukan tindakan bejat itu usai menonton video porno. Sejak kecil dia sudah menonton film orang dewasa.


"Saya umur 12 tahun mulai nonton film (porno)," balas Maskur.

Yohana bertanya siapa yang mengajarkan Maskur menonton film porno. Maskur mengaku diajak oleh tetangganya. Kebiasaan buruk itu berlanjut hingga dewasa dan ia pun mencabuli anak-anak yang tidak berdosa.

Yohana bertanya mengapa Sakur suka atau tidak dengan wanita dewasa. Sakur mengaku pernah memiliki kekasih bernama Nunung. Namun, karena berselingkuh akhirnya tali kasih diantara mereka kandas.

"Jadi saya gak suka lagi. Dia ngikutin orang mulu," kata Maskur.

Yohana kembali bertanya soal kepribadian Maskur. Pelaku pencabulan 15 anak tersebut mengaku bahwa dia masih suka dengan perempuan lain. "Kalau saya cintanya dulu sama Ani. Tapi dia gak suka saya, karena saya tukang parkir dan dia mau sama orang yang ada uangnya," kata Maskur.

Maskur mengelak bahwa ia melakukan pencabulan terhadap 15 anak di lingkungan sekitarnya. Ia hanya mengakui bahwa mencabuli tiga orang anak laki-laki.

Orang Pertama Dikebiri

Usai melakukan komunikasi dengan pelaku, Yohana akhirnya mengetahui latar belakang pelaku pedofilia melakukan kekerasan seksual terhadap anak.

Selain sering menonton video porno, lingkungan dan ekonomi menengah kebawah dipercayai menjadi faktor mengapa pelaku melakukan pelecehan seksual.

"Tadi pelaku bilang terpengaruh dari film-film porno sejak usia 8 tahun. Sudah nonton film antara anak-anak sodomi seperti ini. Saya pikir punya daya khayal imajinasi sangat tinggi. Jadi alasan dia dan juga dia dikeluarkan dari sekolah sejak SD. Tapi juga harus diperhatikan latar belakang keluarganya, bapaknya kuli dan ibunya stress terhadap anak-anak mereka yang cukup bandel. Pelaku mengaku merasa berdosa karena membuat ibunya menderita batin," ucap Yohana.

Menurutnya memang pelaku sudah terbukti bersalah melakukan kekerasan seksual terhadap anak dibawah umur. Apalagi, korbannya bisa dibilang cukup banyak. Sehingga, Sakur akan dimasukan dalam list orang pertama yang akan dikebiri dalam Undang-Undang.

"Jadi pelaku menjadi orang pertama yang dibuat daftar yang dikebiri. Saat ini sedang dibicarakan di kantor," tuturnya.

Sumber :tribunnews.com






Loading...
loading...

BERITA LAINNYA