Pengacara Daeng Azis Peringatkan TNI Dan Polisi UntukTak Ikut Campur, Bakal Ada Benturan!

Selasa, 16 Februari 2016 - 18:10
Razman Dan Daeng Azis

Rencana untuk menertibkan dan membongkar kawasan prostitusi Kalijodo nampaknya akan mengalami perlawanan dari warga di kawasan tersebut. Daeng Azis, salah satu tokoh yang kerap dianggap sebagai pentolan preman di kawasan tersebut melakukan upaya perlawanan. Pengacara Daeng Azis, Razman Nasution bahkan mewanti0wanti agar polisi dan TNi tak ikut campur, jika memaksa, Razman mewanti-wanti bisa terjadi benturan.

"Ini warning, ini warning ya. Jadi pak polisi juga saya ingatkan, kita ini warga negara. Polisi tugasnya pengamanan, bukan menindas. TNI untuk mengamankan bukan menindas. Itu pengamanan, bukan menindas. Jadi kita ini kesamaan di depan hukum. Jangan gunakan kekuasaan untuk merampas hak rakyat, jangan gunakan kekuasaan untuk memaksa rakyat melawan," jelas Razman di Kalijodo, Selasa (16/2/2016).

"Saya khawatir, nanti ini terjadi benturan. Maka itu pakailah cara-cara dialog, gunakan diskusi dengan kita," tambah dia.

Razman kemudian meminta Gubernur DKI Jakarta Basuki T Purnama untuk berdiskusi, duduk satu meja menyelesaikan persoalan.

"Dan jangan lagi ada kalimat satu bulan selesai. Ini bukan hewan. Bukan binatang. Ini manusia, jadi kalau dipaksakan satu bulan, mau tinggal dimana? Kalau mereka nanti bugil di tengah jalan, kita ini akan ditonton oleh negara asing. Yang kedua, kalau ribut di sini, siapa yang bertanggung jawab. Karena itu, maka aparat penegak hukum jangan serta merta menggunakan cara yang tidak santun," tuturnya.


Sumber : detik






Loading...
loading...
Loading...

BERITA LAINNYA