Pengakuan Pemasang Stiker : Enggak Nempel Jika Nggak Ada Yang Koordinir

Kamis, 05 Januari 2017 - 18:18
Stiker Agus-Sylvi

Kasus protes pemasangan stiker Agus-Sylviana membuat heboh netizen. Stiker ini dipasang di rumah Tetty Pataresia, seorang warga di Kelurahan Balekambang, Kramatjati, Jakarta Timur. Tetty pun mengajukan protes dengan postingan di Facebook. Dalam postingannya, Tetty mengaku jika didatangi orang dari kelurahan, seorang ibu yang kemudian memasang stiker Agus-Sylvi. Perempuan yang memasang stiker, belakangan diketahui bernamaKamayanti (47). Ia mengaku baru sekitar dua pekan bergabung dengan relawan Agus-Sylvi, yakni Barak (Barisan Rakyat).

Kamayanti mengaku diajak untuk memasang stiker tersebut oleh Koordinator Barak Kelurahan Balekambang.


"Awalnya, saya enggak datang. Yang datang teman saya. Dia (koordinator Barak) minta nama-nama, termasuk saya," ujar Kamayanti di Kantor Kelurahan Balekambang, Kamis (5/1/2017).

Kamayanti kemudian dihubungi melalui pesan singkat oleh koordinator Barak. Dia juga diminta menyebutkan nama teman-temannya yang lain dan dihubungi oleh koordinator tersebut.

"Katanya, 'Ibu Kamayanti datang ya ke Eretan penyuluhan.' Pas penyuluhan baru tahu ternyata gitu (mau pasang stiker)," kata dia.

Selain Kamayanti, ada 38 orang lainnya yang juga menjadi relawan dan memasang stiker di rumah-rumah warga. Kamayanti mengaku meminta izin untuk memasang stiker di rumah warga. Dia juga menunjukkan surat tugas dari organisasi relawan tersebut.

"Relawan semua, terdaftar di Barak, ada semua. Dari Barak, ada atasan-atasan. Saya enggak nempel-nempel (stiker) kalau enggak ada yang ngoordinasi. Enggak berani," ucap Kamayanti




Loading...
loading...

BERITA LAINNYA