Pengamat Ini Menilai Jika Ahok Gagal Jadi Gubernur

Kamis, 17 Maret 2016 - 21:26
Siti Zuhro

Siti Zuhro, pengamat politik dari Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) menilai jika Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnamatelah gagal memimpin Jakarta. Alasannya, Ahok dinilai tidak mampu menjalin relasi yang harmonis dengan DPRD DKI. Salah satu contohnya yaitu lemahnya serapan anggaran APBD DKI.

"Tidak berhasil, penyerapan dananya masih banyak yang enggak terserap, hanya sekitar 10-30 persen," kata Siti, usai diskusi bertema "Kursi Panas DKI 1 Tanpa Dukungan DPRD, Berhasilkah?" di Warung Komando, Tebet, Jakarta Selatan, Kamis (17/3/2016).

Menurutnya serapan anggaran sangat rendah padahl Ahok tinggal melanjutkan program yang sudah digagas sejak Fauzi Bowo menjabat gubernur. Siti juga menilai jika program kerja Pemprov DKI Jakarta akan mandek apabila pola hubungan yang tidak harmonis antara Basuki dengan DPRD ini terus terjadi.


Terkait pengesahan RAPBD DKI beberapa waktu lalu misalnya, dia menilai konfik antara DPRD dan Pemprov DKI terkait pembahasan RAPBD tersebut bisa menghambat pengesahan APBD.

"DKI, kalau betul-betul dikelola dengan cara yang konflik, itu akan mengalami side back dan stagnasi. Minimal stagnasi, maksimal dia side back, mundur. Karena dia tidak mungkin Pergub terus menerus dalam lima tahun, tidak mungkin," ujar Siti.

Seharusnya, lanjut Siti, pembangunan DKI Jakarta tidak mengabaikan peran dari DPRD, khususnya terkait penyusunan APBD dan pembuatan peraturan daerah.

Dia juga menilai, kesepakatan antara DPRD DKI dan Pemprov DKI Jakarta tidak melulu berkaitan dengan hal negatif.

"Bersepakat itu bukan berarti kongkalikong. Banyak kepala daerah di tempat-tempat lain yang mampu mengelola DPRD dengan semua kekurangan yang dimiliki. Itu mampu mendorong untuk bersepakat dan melakukan trobosan-trobosan yang positif," ujar Siti.

Sejauh ini, Basuki menyatakan niatnya untuk mencalonkan diri sebagai gubernur dalam Pilkada DKI 2017. Basuki berniat ikut Pilkada melalui jalur independen.

Sumber : tribunnews






Loading...
loading...
Loading...

BERITA LAINNYA