Pertanyakan Motif, PGI Tolak Rencana Perayaan Natal Di Monas, Begini Respon Anies

Minggu, 17 Desember 2017 - 19:49
Anies

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan belum menjelaskan kepastian soal rencana perayaan Natal bersama di kawasan Monas, Jakarta Pusat. Saat ditanya rencana untuk memfasilitasi perayaan Natal di Monas, Anies menyebut masih mempelajarinya.

"Kami pelajari dulu, kami pelajari dulu," ujar Anies di Ancol, Pademangan, Jakarta Utara, Sabtu (16/12/2017).


Anies juga memberikan jawaban serupa saat ditanya soal sikap Persekutuan Gereja-gereja Indonesia (PGI) Wilayah DKI Jakarta yang menolak acara Natal bersama di Monas. Anies menyampaikan, perayaan Natal oleh Pemprov DKI harus digelar demi kebaikan semua umat Kristiani.

"Kami akan pelajari dengan seksama supaya untuk kebaikan semuanya dan nanti kita sama-sama duduk untuk merajut supaya ikhtiar merayakan itu adalah benar-benar untuk membuat suasana yang reflektif bagi kita semua," kata Anies.

PGI Wilayah DKI Jakarta tak sepakat jika acara Natal bersama dilaksanakan di kawasan Monas. Kepala Humas PGI, Jeirry Sumampow, mengatakan, tempat pelaksanaan acara tersebut terus berubah.

"PGIW ikut sampai rapat ketiga tanggal 11 (Desember 2017), tapi memang dari rapat yang satu ke yang lain itu berubah-ubah terus, sempat disepakati acara digelar indoor tapi akhirnya berubah lagi, kami tidak setuju perayaan digelar di Monas," ujar Jeirry.

Tak sepakat Natal di Monas, Jerry menyebut pihaknya berencana menggelar perayaan Natal di gereja masing-masing dan tak turut serta dalam perayaan Natal bersama di Monas pada Januari 2018 mendatang.

"Perubahan kesepakatan ini yang membuat PGI bertanya-tanya ini apa sih motifnya sehingga harus dipaksakan di Monas perayaannya," tuturnya.

Menurut Jeirry, besarnya biaya yang harus dikeluarkan menjadi salah satu pertimbangan PGI tak menyetujui Natal bersama digelar di Monas meski Pemprov DKI menjanjikan pembiayaannya.

Sebelumnya, telah diwacanakan acara Natal bersama di Monas akan digelar pada 5 Januari 2018. Namun, karena berbagai kendala, sejumlah aras (aliran) gereja meminta acara itu diundur.

Pada Kamis (14/12/2017), sejumlah perwakilan pemuka agama Kristiani DKI Jakarta menyambangi Balai Kota DKI Jakarta untuk membahas Natal bersama. Tampak adik Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto, Hashim Sujono Djojohadikusumo, turut serta dalam rombongan tersebut.

Hashim mengatakan, dalam pertemuan itu pihaknya dan Pemprov DKI melakukan pembahasan mengenai susunan panitia penyelenggara, tanggal dilaksanakannya acara, dan konsep acara tersebut.

Biaya Ditanggung Pemprov DKI

Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno mengatakan, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan menanggung biaya penyelenggaraan perayaan Natal bersama di kawasan Monas pada Januari 2018.

"Pembiayaan juga (ditanggung), acara kita kok, kita yang gagas. Menurut mereka (perwakilan umat Kristiani yang menyambangi Balai Kota), ini yang pertama kali (Natal bersama) Pemprov DKI yang inisiasi," ujar Sandiaga di Balai Kota DKI Jakarta, Kamis (14/12/2017) malam.

Meski demikian, Sandiaga belum dapat memastikan, apakah dana tersebut nantinya diambil dari kas daerah atau melalui sponsor.

"Saya mesti cek kesiapan panitianya. Ada dan tidak ada sponsor sih, Pemprov DKI yang akan memastikan (acaranya) lancar. Tetapi, kami pastikan ada yang partisipasi (sponsor)," katanya.

Sandiaga mengatakan, pembiayaan menjadi faktor yang sangat penting mengingat acara ini akan dihadiri ribuan peserta.

"Mereka (perwakilan umat Kristiani yang datang ke Balai Kota) memprediksi ada 10.000-12.000 peserta. Jadi, harus diantisipasi makanan dan lain sebagainya," kata Sandiaga.






Loading...
loading...
Loading...

BERITA LAINNYA