Polisi Kelimpungan Mencari Celana Milik Jessica

Rabu, 20 Januari 2016 - 12:30
Jessica Kumala Wongso

Jessica Kumala Wongso (27) alias Sisca, namanya ramai dibicarakan netizen di media sosial. Jessica merupakan teman Wayan Mirna (27) yang tewas usai menenggak es kopi Vietnam di Olivier Cafe, Grand Indonesia, Jakarta. Mirna diduga tewas sengaja diracun dengan sianida. Polisi pun mencari tahu siapa pelaku yang memasukkan sianida ke kopi yang diminum Mirna. Nama Jessica dicurigai lantaran dirinya yang memesankan es kopi untuk Mirna.

Pihak kepolisian mencari celana Jessica yang dipakai saat pertemuan. Celana ini menurut keterangan kuasa hukum Jessica, sengaja dibuang pembantu Jessica lantaran robek. Pihak kepolisian pun mengerahkan sejumlah tukang sampah di sekitar Sunter Icon untuk mencari celana Jessica tersebut.


Celana itu dianggap sangat substansial untuk mengungkap kasus kematian Wayan Mirna Salihin (27).Pengacara Jessica, Yudi Wibowo Sukinto, membenarkan polisi tengah mencari celana kliennya.Menurut dia, Jessica membuang celana panjang (bukan celana dalam) yang dikenakannya saat berada di Cafe Olivier bersama temannya, Mirna dan Hani.

Yudi mengatakan, Jessica membuang celananya itu karena robek.Diakui Yudi, celana Jessica tersebut dibuang oleh pembantu rumah tangganya.

"Kata pembantunya, 'dibuang ya non ya? Ini kan robek nggak bisa dijahit lagi'. Jessica jawab, ya terserah," kata Yudi kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Selasa (19/1/2016).

Menurut Yudi, celana Jessica itu robek saat ikut membantu membawa Mirna ke Rumah Sakit Abdi Waluyo, Menteng, Jakarta Pusat, setelah kejang-kejang usai meminum es kopi di Cafe Olivier.

"Jessica itu berada di RS Abdi Waluyo sampai pukul 10 malam, sampai celananya robek," jelas Yudi.

Celana itulah yang kemudian dicari-cari penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya.

"Tapi, sudah diambil tukang sampah, ya enggak bakal ketemu," tambahnya.

Menurut Yudi, saat penggeledahan di perumahan Sunter Icon, Sunter, Jakarta Utara yang dihuni kliennya, penyidik sempat membawa celana, baju yang terlihat di CCTV, beberapa obat sakit leher, obat jika enggak bisa tidur, laptop, kartu kredit, dan buku tabungan.

"Diperiksa mungkin dari tabungan ada nggak beli sianida," katanya.






Loading...
loading...
Loading...

BERITA LAINNYA