Polisi Kesampingkan Kasus Ahok Maki Maling, Konsentrasi Pada Penyimpangan KJP

Jumat, 08 Januari 2016 - 17:55
Yusri Isnaeni Dan Ahok

Pihak kepolisian lebih memilih konsentrasi menguak kasus penyimpangan Kartu Jakarta Pintar (KJP), dibandingkan laporan Yusri Isnaeni mengenai dirinya dimaki Ahok dengan kata 'maling'.

"Ini kan kami membantu pemerintah kalau membongkar penyimpangan ini," kata Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Krishna Murti,


Mengenai perkataan Ahok soal maling, hal ini perlu dikonfirmasi. Untuk memulai penyelidikan soal makian Ahok, harus dibuktikan terlebeih dahulu apakan tuduhan Ahok benar atau tidak.

"Sekarang KJP itu pertanyaannya betul atau tidak terima uang atau terima barang. Kalau terima uang berarti terjadi kesalahan. Kesalahannya dimana kami sudah melakukan pengumpulan informasi dan diduga ada penyimpangan," kata Krishna.

Laporan Janda bernama Yusri Isnaeni (42) yang merasa dihina Ahok terkait KJP itu menjadi entry point bagi Polda Metro Jaya untuk mengungkap penyimpangan tersebut.

"Jadi sekarang penyelidikan Polda Metro Jaya membongkar apakah betul ada tikus-tikus yang memainkan KJP. Kalau betul, perkataan pak Ahok tidak salah dong. Karena Dia mengatakan ini ada malingnya," ucap Krishna.

Urusan makian Ahok yang mengurus jadi laporan pencemaran nama baik, Krishna menyebut hal itu akan ditangani setelah kasus penyimpangan KJP selesai diselidiki.

Menurut Krishna, pihaknya sudah menggelar perkara ini di depan Kapolda Metro Jaya, Inspektur Jenderal Tito Karnavian, pagi tadi. Sebelumnya Yusri dimaki Ahok sebagai maling pada Kamis (10/12/2015).

Ketika itu Yusri mencegat Ahok di DPRD DKI Jakarta untuk menanyakan perihal pencairan KJP yang ada potongannya. Ahok pun lekas meneriaki Yusri sebagai Maling. Sebab KJP tak boleh dicairkan, tetapi harus dibelanjakan langsung secara debet.






Loading...
loading...
Loading...

BERITA LAINNYA