Ponari, Bocah Sakti Asal Jombang Ungkap Rahasia Terbesar Kehidupannya

Senin, 11 Desember 2017 - 19:18
Ponari

Beberapa bulan yang lalu pemberitaan mengenai dukun cilik Ponari sempat menggegerkan media. Saat itu, rahasia terbesar Ponari, bocah sakti asal Jombang yang membuat ribuan orang berbondong untuk dapatkan kesembuhan dari batu saktinya diungkap.

Seorang psikolog dan pakar mikro ekspresi, Poppy Amalya melakukan sebuah wawancara dengan bocah 'sakti' asal Jombang, Ponari melalui program On The Spot Reveal Trans 7. Kepada Ponari, Poppy menanyakan perihal kehidupan bocah yang terkenal memiliki batu ajaib yang bisa menyembuhkan penyakit itu.


Setelah melakukan wawancara singkat, Poppy kemudian memberikan penjelasan dari hasil pengamatannya terhadap Ponari dari kacamata keilmuannya selaku seorang psikolog. Seperti apa hasil wawancaranya? Simak di bawah ini.

Poppy : "Kalau sakit, berobat ke mana?"

Ponari : "Kalau aku sih takut sama dokter, dikasih obat dikasih obat, saya gak mau minum, terus akhirnya sembuh sendiri."

Poppy : "Kamu percaya sama batu petir?"

Ponari : "Kalau aku sendiri percaya."

Poppy : "Bisa mengobati orang?"

Ponari : "Percaya dengan hal-hal gaib."

Poppy : Kamu percaya batu itu keramat?

Ponari : "Kalau batu itu keramat atau bukan, saya tidak tahu, soalnya semua kan makhluk Allah."

Poppy : "Apa mimpi dan cita-cita kamu sekarang?"

Ponari : "Mimpi aku sih, pingin punya usaha sendiri, pengen menanam buah (berkebun), menanam buah lokal."

Poppy : "Kapan mau mulai usaha?"

Ponari : "Ya secepatnya, insyaallah tahun depan."

Poppy : "Masih ingat bagaimana mengobati pasien dulu?"

Ponari : "Kalau itu saya sudah tidak sadar."

Poppy : "Jadi kamu setiap hari ridak sadar?"

Ponari : "Iya, tidak sadar, sampai sepi itu baru sadar, kan kayak tidur itu satu tahun."

Poppy : "Apa yang kamu rasakan ketika kebanjiran pasien?"

Ponari : "Nelangsa!"

Poppy : "Mengapa?"

Ponari : "Gak bisa gabung sama keluarga, waktu dulu itu ramai-ramai, bapak saya kan merantau."

Diketahui, saat membuka pengobatan, Ponari meraup banyak uang, hingga terjadi perebutan antara ayah Ponari dan kerabatnya.

Akhirnya ayah Ponari yang dari awal tidak setuju harus rela berpisah dengan Ponari dan ibunya.

Poppy : Sekarang berapa banyak yang datang untuk berobat?

Ponari : "Kalau sekarang, jarang, kadang seminggu kadang ada."






Loading...
loading...
Loading...

BERITA LAINNYA