Pukuli Anggota TNI Baik Hati Dengan Botol, Pemuda Ini Tak Menyesal Dan Malah Tersenyum

Minggu, 13 Maret 2016 - 21:07
Gede Hendra

Bermaksud baik menolong orang, anggota TNI malah dipukuli. Pelaku bernama Gede Hendra (22), ia memukul Lettu Rulli Hamdani, anggota Bekangdam IX/Udayana. Hendra mengaku sebagai PNS di perusahaan daerah (Perusda) Pasar Badung Kota Denpasar.

Pemuda ini kini diamankan di Mapolsek Denpasar Selatan. Entah ia benar seorang PNS atau hanya mengaku-ngaku, pihak polsek masih belum mengecek kebenaran mengenai hal itu.


Kapolsek Densel AKP Aris Purwanto menyampaikan jika pihaknya tak perlu memberitahu atasan yang bersangkutan untuk mengonfirmasi kepastian apakah memang benar PNS atau honorer.

"Hanya pada keluarga kita beritahukan," ungkapnya.

Pemukulan ini terjadi pada Selasa, 8 Maret, 2016. Saat ituLettu Cba Rulli Hamdani sedang menontonmalam pawai (pengerupukan ogoh-ogoh) di Br. Dukuh Tangkas Pemogan, Denpasar Selatan. Malam itu, Rulli melihat seorang ibu-ibu yang kehabisan bensin mau menyeberang. Ia pun bermaksud menolongnya untuk menyeberang. Uniknya, tiba-tiba saja seorang peserta pawai menegur Rulli, mereka pun cekcok mulut. Rulli juga sudah menyampaikan jika dirinya seorang anggota TNI, tetapi pelaku tiba-tiba menyerang dan memukul korban dengan botol. Rulli mengalami luka memar di kepala, kejadian ini kemudian dilaporkan ke Polsek Denpasar Selatan.

Pemuda kekar bernama Hendra sepertinya tidak menyesali perbuatannya. Bahkan, saat ditemui awak media, dia masih sempat tersenyum. Dia sempat difoto di dalam jeruji besi. Tanpa menggunakan pakaian bak memamerkan tato penuh di lengannya, dia pun tersenyum.






Loading...
loading...
Loading...

BERITA LAINNYA