Risma : Jangankan Tersangka, Matipun Saya Rela

Sabtu, 24 Oktober 2015 - 20:03
Tri Rismaharini

Tri Rismaharini, calon inkumben pilkada Surabaya heran dengan ditetapkannya dirinya sebgaia tersangka dalam kasus Pasar Turi Surabaya. Selama menjabat sebagai walikota Surabaya, Risma merasa tak pernah melakukan pelanggaran apapun.

Risma mengaku tak gentar meskipun ia ditetapkan sebagai tersangka.


Jangankan hanya tersangka, mati pun saya rela demi warga Kota Surabaya, kata Risma di depan ratusan kader PDIP Surabaya di Gedung Wanita Jalan Kalibokor Surabaya, Jumat 23 Oktober 2015.

Dalam kasus Pasar Turi, Risma hanya berniat melindungi kepentingan pedagang kecil. Korban kebakaran merasa keberatan dengan banyaknya pungutan, dan menolak masuk ke gedung baru. Pihak pengembang dalam hal ini adalah PT Gala Bumiperkasa. Risma pun mengatakan jika para pedagang sebenarnya ingin masuk jika tak ada masalah (pungutan).

Selanjutnya Risma menyatkan jika dalam kontrak antara pengembang dan Pemkot Surabaya, tidak ada kewajiban dari pemkot untuk membongkar Tempat Penampungan Sementara (TPS). Pihak pengembang justru haru bertanggung jawab dalam membuat TPS untuk menampung pedagang.

Yang mengherankan, justru Risma yang dilaporkan ke Polda Jatim. Risma dianggap melakukan pembiaran dengan tidak membongkar TPS. Dari pihak Risma tidak ada sangkut pangkutnya dengan masalah TPS, dalam kontrak tersebut tidak tercantum nama Risma, hanya antara pedagang dengan investor.

Soetijo Boesono, kuasa hukum Risma membantah status Risma sebagai tersangka. Pihak Risma sudah memastikan ini setelah mengkonfirmasi Polda Jatim. Pernyataan Risma sebagai tersangka benar-benar mengejutkan, padahal hasil gelar perkara juga belum keluar.

Soetijo juga membenarkan langkah Risma untuk tak membongkar TPS, lantaran TPS merupakan aset pemerintah, membongkarnya butuh persetujuan DPRD.






Loading...
loading...
Loading...

BERITA LAINNYA