Saat Istri Tercinta Ingin Jadi Laki-Laki

Selasa, 20 Oktober 2015 - 17:47
Ilustrasi Pasangan

Poniyem (bukan nama sali) memiliki masa kecil yang berbeda dengan kebanyak orang. Ayahnya sering memperlakukannya seperti seorang anak-laki-laki, ia juga dituntut berperan sebagi seorang laki-laki. Wanita 37 tahun inipun pola pikirnya jadi berubah, akhirnya ia bercita-cita menjadi lelaki sejati dengan jalan melakukan operasi kelamin.

Poniyem sejak usia 12 tahun ingin menjadi cowok, ini disebabkan ayahnya yang tak suka mendapatkan anak perempuan. Ayahnya telah memiliki 4 anak perempuan, dan ia berharap yang kelima adalah laki-laki. Namun kenyataan berkata beda, anak bungsunya terlahir perempuan yaitu Poniyem. Sang ayah pun kecewa, ia pun memperlakukan Poniyem seperti halnya seorang laki-laki.


Secara fisik, Poniyem memiliki garis wajah yang tegas, namun tetap nampak seperti wanita, yang berbeda adalah karakternya yang tegas dan tubuhnya yang tegap. Ukuran dada Poniyem juga tidak terlalu besar, berjalan dari belakang Poniyem nampak seperti laki-laki tulen.

Penampilan Poniyem yang mirip lelaki merupakan kebiasaannya sejak kecil. Ia terbiasa berjalan tegap sejak kecil, bahkan sikap, suara dan orientasi seksualnya pun seperti laki-laki. Poniyem pun lebih menyukai perempuan daripada laki-laki. Ia ingin ganti kelamin dan melakukan operasi, namun kendalanya banyak. Di Indonesia, hal ini masih tabu, dan juga umumnya pria yang banyak ingin menjadi wanita.

Poniyem meskipun penyuka wanita, namun ia tak menikah sesama jenis lantaran di Indonesia hal ini juga tabu. Poniyem pun akhirnya menikahi seorang bule asal Belanda, sebut saja Baron (45). Baron dan Poniyem menikah tahun 2009, Poniyem menikahi Baron demi tercapainya impian bisa operasi ganti kelamin di Belanda.

Poniyem, warga Sutorejo, Surabaya ini menyampaikan keinginan terpendamnya sebelum menikah dengan Baron. Baron waktu itu berjanji membiayai dan membantu Poniyem melakukan operasi.

Namun usai 6 tahun menikah, janji Baron tak kunjung dipenuhi. Poniyem merasa kecewa, ia pun menggugat cerai sang suami. Ia mendaftarkan perceraiannya pada 27 Juli 2015 di Pengadilan Agama Surabaya, Jalan Ketintang Madya. Poniyem kecewa dengan Baron, karena selama menikah dengannya, Poniyem menekan hasrat dirinya sebagai seorang lesbian. Wanita yang tinggal di apartemen mewah di Surabaya Barat ini menilai jika Baron seorang suami yang pelit.




loading...

BERITA LAINNYA