Sadis, Pembantu Dianiaya, Kepala Dan Kakinya Disetrika Majikan

Minggu, 14 Februari 2016 - 17:12
Siti Sri Mariani

Seorang pembantu rumah tangga mengalami penganiayaan mengerikan yang dilakukan oleh majikannya, di rumah sang majikan di Jalan Moncokerto , Matraman, Jakarta Timur, Selasa (9/2/2016). sang pembantu bernama Siti Sri Mariani, 20, alias Ani, selama tujuh tahun menjadi sasaran kemarahan majikan, hingga ia kabur 9 Februari lalu dan melapor ke Polsek Matraman. Ani dianiaya sedemikian rupa hingga mengalami luka mengerikan. Kepalanya disetrika, bagian bibirnya dipukul hingga robek.

Diduga pelakunya adalah Meta Hasan Musdalifah, 40. Penyebabnya, adalah Ani dituduh mengambil uang. Karena tidak mengaku, ia pun kerap mendapatkan siksaan dari majikan hingga sopirnya.

Kasus ini terungkap setelah Ani melarikan diri dengan memanfaatkan kelengahan majikannya. Ani yang kabur dari rumah langsung menuju Pos Polisi Kebon Sereh. Disana ia melaporkan kasus penganiayaan yang menimpanya.

Dari laporan itu, dengan kawalan anggota polisi, Ani diminta menunjukan rumah majikannya. Saat akan memasuki rumah itu, penyidik sempat dihalau Ari sopir pelaku. Ari pun akhirnya diamankankan dengan cara diikat tangannya.

Penggeledahan yang dipimpin oleh Wakapolsek Matraman, AKP Diah T Agustina, mengumpulkan sejumlah barang bukti yang digunakan pelaku untuk menganiaya korban. Salah satunya Ani menunjukkan setrikaan yang digunakan pelaku untuk menggosok kakinya.

Menurut Diah, total ada lebih dari lima barang bukti yang diamankan, seperti gagang sapu yang masih menyisakan bercak darah, pot tanaman, sikat kamar mandi, gagang pel, dan tiga sapu lidi.


"Gagang sapu yang kami temukan sudah patah dan di gagang itu ditemukan bercak darah," jelasnya.

Bercak-bercak darah juga ditemukan di sepanjang tembok tangga menuju lantai dua di rumah itu. Salah satunya jejak darah berbentuk tiga jari yang ditunjuk Ani sebagai jejak jarinya.

"Ini juga," kata Ani sambil menahan sakit karena bibirnya robek.






Loading...
loading...
Loading...

BERITA LAINNYA