Sandiaga Uno Bantah Janjikan Beri Modal Via Ok Oce, Ia Juga Singgung Kesalahan Ahok

Sabtu, 16 Desember 2017 - 11:18
Sandiaga Uno

Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno mengatakan, ia tidak pernah berjanji memberikan modal usaha lewat program One Kecamatan One Center for Entrepreneurship (Ok Oce).

Bahkan spanduk bertuliskan 'dimodalin' dan pernyataan memberikan modal hingga Rp300 juta yang digaungkan di kampanye Pilkada DKI Jakarta 2017 lalu, juga dibantah sebagai janji bantuan langsung lewat program Ok Oce.


Menurutnya, sejak awal dia tidak pernah menjanjikan akan beri modal kepada peserta, melainkan hanya memfasilitasi warga atau calon wirausaha untuk mendapatkan modal dari lembaga pembiayaan atau perbankan.

"Ya diklarifikasi (maksud isi spanduk). Dikasih modal tentunya dalam bentuk difasilitasi dengan Bank DKI dengan lembaga keuangan lainnya," kata Sandi di Cempaka Putih, Jakarta Pusat, Jumat (15/12/2017).

Sementara soal dana untuk program Ok Oce yang dianggarkan dalam APBD DKI 2018 sebesar Rp82 miliar, dijelaskan Sandi, akan diperuntukan bagi pelatihan peserta Ok Oce, dan bukan untuk bantuan modal.

"Pemprov cuma mendapatkan dana Rp82 miliar untuk program Ok Oce. Jadi itu hanya untuk pelatihan, karena pelatihan itu yang penting sekali," ujarnya.

Politisi Gerindra ini menambahkan, setelah mereka diberi bekal lewat pelatihan kewirausahaan, pihaknya siap memfasilitasi peserta Ok Oce mendapatkan modal dari lembaga pembiayaan atau perbankan.

"Jadi kita pastikan yang Ok Oce itu mendapatkan permodalan. Duit banyak sekali di industri perbankan dan pembiayaan," ungkapnya.

Alasan Sandi menyebut pentingnya memberikan pelatihan, karena berkaca dari pemerintahan sebelumnya, di era Gubernur Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok, pengelolaan anggaran kewirausahaan Pemprov DKI sebesar Rp400 miliar mengalami kemacetan.

"Dulu kesalahan Pemprov Rp400 miliar lebih, tidak menyalurkan, tidak memberikan, karena Pemprov sulit untuk menilai mana yang bisa diberikan dana, mana yang tidak," ucap pengusaha nasional itu.

Untuk tidak mengulangi kesalahan yang sama seperti pemerintah sebelumnya, Sandi meminta semua pihak ikut mengingatkan dan mengawasi agar Pemprov DKI benar-benar mempermudah para pelaku usaha memperoleh modal.

"Teman-teman media mohon ingatkan kita semua, jangan ada kesalahan lagi terulang," tutupnya.






Loading...
loading...
Loading...

BERITA LAINNYA