Satpol PP Dan PKL Berdebat, PKL : Tabrak Saja, Masa Jalan Kaki Enggak Pakai Mata

Jumat, 29 Desember 2017 - 22:00
Tanah Abang

Para pedagang kaki lima yang berada di sekitar Jalan Jatibaru, Tanah Abang diberi tenda untuk berjualan di dekat Stasiun Tanah Abang. Namun, beberapa PKL tidak mendapat tenda dan tetap berjualan di atas trotoar. Saat menyambangi trotoar sekitar Jalan Jatibaru, nampak dua orang PKL beradu argumen dengan petugas Satpol PP.

"Bapak Ibu jangan jualan di sini, ganggu orang jalan. Nanti kalau ditabrak orang gimana?" kata seorang petugas Satpol PP mengingatkan PKL yang berjualan di atas trotoar, Kamis (28/12/2017).


"Enggak apa-apa, Pak. Tabrak saja, masa jalan kaki enggak pakai mata," kata seorang PKL.

Petugas Satpol PP itu terus memberitahu para PKL untuk tidak berjualan di atas trotoar. Selain menggangu lalu lintas, para PKL juga bisa terinjak-injak pejalan kaki.

"Bukannya apa-apa, Mak. Saya kasihan sama Emak, nanti kalau terinjak bagaimana?" kata Satpol PP itu lagi.

Setelah itu, terlihat seorang pria dewasa menghampiri PKL itu yang merupakan seorang wanita tua.

"Kasihan, Pak. Kasih saja jualan, sama-sama cari makan," kata pria tersebut kepada petugas Satpol PP.

Merasa mendapat dukungan, si ibu malah menyodorkan uang Rp 5.000 kepada petugas Satpol PP.

"Minta berapa, sini saya kasih. Mau rokok? Kopi? Apa air es?" ucap ibu itu.

Mendengar ucapan tersebut, petugas Satpol PP tertawa. Ia menolak tawaran dan meninggalkan PKL itu. Sebelumnya, penutupan Jalan Jatibaru merupakan upaya Pemprov DKI dalam menata PKL Tanah Abang yang biasa berjualan di trotoar.

Para PKL diberikan tempat di atas Jalan Jatibaru untuk berjualan dan disediakan tenda secara gratis. Jalan Jatibaru ditutup untuk lalu lintas mulai pukul 08.00-18.00.






Loading...
loading...
Loading...

BERITA LAINNYA