Sebelum Tewas, Indria Unggah Foto Makan Bersama, Ada Yang Janggal Dengan Komentar Akun Ini

Kamis, 07 September 2017 - 11:18
Indria

Beberapa waktu lalu, publik dihebohkan oleh kematian pegawai Balai Diklat Badan Narkotika Nasional (BNN), Indria Kameswari (38). Sebab, Indria memang tewasnya Indria saat itu memang cukup mengguncang publik. Terlebih, Indria tewas karena dibunuh oleh suaminya sendiri, Abdul Aziz Malik.

Pada pemberitaan sebelumnya beredar transkrip yang diduga isi pertengkaran yang berujung kematian Indria. Berdasarkan transkrip rekaman yang beredar, Indria naik pitam dan mengatakan umpatan-umpatan yang tak pantas pada suaminya.


Bahkan pada transkrip rekaman tersebut Indria beberapa kali memukul suaminya. Dan pada rekaman tersebut Indria marah karena tak kunjung dibelikan mobil.

Selain hal itu, baru-baru ini juga muncul hal mencengangkan lainnya. Itu terkait dengan foto yang diunggah oleh Indria sebelum tewas di akun Facebook miliknya Indria Kameswari. Tepatnya, sebuah foto yang diunggah pada tanggal 29 Agustus 2017 lalu. Dalam foto itu, tampak Indria sedang makan bersama beberapa orang lain.

Indria memposting acara makan bersama dua hari sebelum ditemukan tewas di rumah kontrakan, Perumahan River Valley, Bogor. Dia memposting makan bersama tersebut di akun facebooknya, pada 29 Agustus 2017, tengah malam.

"Ya itu waktu acara brenchmarking di Jogja. Itu makan di sana," ungkap Kepala Balai Diklat BNN, Sindhu Setiatmoko.

Sejumlah teman Indria menuliskan komentar setelah adanya unggahan foto disertai komentar dari Indria. Tampak perbincangan antara Indria dan akun facebook Bambang Sugiharto pada awal komentar dari foto tersebut.

Beberapa komentar muncul dari rekan Indria setelah perbincangan antara Indria dan dengan teman pria facebook-nya di kolom komentar unggahan foto tersebut. Seorang rekan dengan akun nama perempuan yang menuliskan komentar, " Mengheningkan cipta dimulai Al Fatihah..", pada 31 Agustus 2017 pukul 17.29.''

Komentar itu dibalas Indria dengan tulisan, "Ada yg berduka yaa." Komentar pertanyaan Indria dibalas temannya dengan tulisan, "Ada bpknya anak2 *eh."

Indria kembali membalas komentar tersebut dengan tulisan, "bapak anak" siapaa yaa."

Teman Indria membalas, "Astaghfirullah, nyebut teh, masa ngga ingat bpknya ank2."

Dan Indria lagi membalas komentar rekannya itu, "Bpknya anak2 ku maksutnyaaa. Memangnyaa aku kenapa??? Ada apaaa dgn foto ini??"

Sehari berikutnya atau 1 September 2017 pukul 22.53 dan 22.54, seorang teman perempuan Facebook-nya menuliskan komentar atas unggahan foto makan bersama tersebut. "semua berduka teh indi," dan "alamat tp kt smua gak ngerti rahasia Allah."

Namun, selain komentar itu, juga muncul komentar aneh lainnya. Yaitu, saat akun Facebook Neny Suryani meyatakan ada komentar yang hilang dalam postingan itu.

@Neny Suryani,"Hmmm...ada bbrp komen yg hilang dr postingan ini,"

Sayang, sampai saat ini komentar itu masih belum terjawab.

Indria Kameswari adalah Finalis Mojang Ciamis

Staf Balai Diklat Badan Nasional Narkotika (BNN) Indria Kameswari, yang tewas di tangan suaminya di perumahan River Valey, Cijeruk, Kota Bogor dikenal cantik dan pintar.

Bahkan Indria yang pernah mengenyam pendidikan di SMP Negeri 1 Ciamis, Jawa Barat ini adalah mantan finalis Mojang-Jajaka Ciamis.

"Memang saat sekolah juga anaknya dikenal supel dan memang cantik," ujar Herdis Kelana, pengajar SMPN 1 Ciamis, Rabu (6/09/2017).

Menurut Herdis, merebaknya berita pembunuhan salah satu siswi didikannya itu cukup menghebohkan civitas SMPN unggulan di kabupaten Ciamis. Sebab selama ini, jarang terdengar berita miring mengenai perempuan 38 tahun yang lulus pada 1994 itu.

"Anaknya memang baik tidak ada yang aneh, makanya pas ramai diberitakan kami semua kaget," kata dia.

Berdasarkan data yang dihimpun dari bagian tata usaha sekolah, Indria Kameswari tercatat sebagai siswi kelas 9E dan lulus sekitar tahun 1994. Selama mengenyam pendidikan di SMP Negeri 1 Ciamis, korban yang dikenal cantik itu memiliki pribadi hangat, supel, dan berpestasi.






Loading...
loading...
Loading...

BERITA LAINNYA