Sindir Kaum Pesimis Di Reuni 212, Saat Ditanya Siapa, Anies Memilih Bungkam

Minggu, 03 Desember 2017 - 12:38
Anies

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menolak menjawab siapa yang ia maksud sebagai 'kaum pesimis' dalam pidatonya pada acara Maulid Agung dan Reuni Akbar Alumni 212 di kawasan Monas, Jakarta, Sabtu (2/12) subuh tadi.

Saat ditanya siapakah kaum pesimis itu, Anies sempat terdiam sejenak seperti berpikir. Ia terdengar hampir menjawab, tetapi langsung mengurungkan niat.


"Jadi... Anda kutip itu (isi pidato) saja deh, cukup," ujarnya usai menghadiri Malam Seni dan Budaya Deepavali Nasional 5119 tahun 2017 di Jakarta, Sabtu (2/12) malam.

Wartawan pun terus mendesak untuk memberikan jawaban, meski hanya sepatah dua patah kata. Supaya tidak ada bias dan simpang siur, terlebih untuk menghindari tudingan tak berdasar kepada siapa yang Anies tunjuk sebagai 'kaum pesimis' tersebut.

Namun, Anies tetap berkukuh untuk bungkam. "Cukup," ujarnya sambil tersenyum. Saat berpidato subuh tadi, Anies melontarkan pujian saat mengenang Aksi 212 yang digelar pada 2 Desember 2016. Ia menyatakan, gerakan ini telah mengecewakan pihak-pihak yang pesimistis dengan damainya aksi yang disebut dikuti jutaan orang itu.

"Saudara-saudara yang saya hormati, tahun lalu saudara berkumpul di tempat ini. Anda tahu, saudara? Saudara sekalian tahun lalu telah mengecewakan? Telah mengecewakan kaum-kaum pesimis(tis)," ujarnya, di depan ribuan peserta Reuni Alumni 212, di kawasan Monumen Nasional, Jakarta, Sabtu (2/12).

Ucapan Anies itu kemudian disambut dengan seruan takbir dari para peserta aksi. "Allahuakbar!" ucap mereka serempak.

Anies menjelaskan, pesimisme dari sebagian pihak terhadap aksi ini terkait dengan dugaan adanya kericuhan yang akan ditimbulkan peserta aksi ini. Ia pun berpesan agar tetap menjaga semangat kedamaian itu dalam acara kali ini.






Loading...
loading...
Loading...

BERITA LAINNYA