Soal Bom Jakarta, Namanya Juga Teroris Suka-Suka Dia

Sabtu, 16 Januari 2016 - 15:07
Gubernur DKI Jakarta

Ancaman bom di ibukota juga pernah didapatkan oleh Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok. Ahok menuturkan jika ancaman bom tersebut didapatkan pada Desember tahun lalu. Akibat ancaman ini, maka saat menjelang Natal hingga Tahun Baru, keamanan semakin diperketat.

"Ya, mereka dari tahun lalu bilang gitu, kan? Namanya juga teroris, suka-suka dia," kata Ahok di Balai Kota pada Jumat, 15 Januari 2016.

Untuk mengantisipasi teror susulan, saat ini pengamanan di ring 1 diperketat. Ada penambahan Brimob dan senjata laras panjang di Balai Kota.


"Kita dekat kantor Wapres, sekeliling depan-belakang kanan-kiri tambahin personel," ujarnya.

Adapun Markas Besar Polri mengirim 20 personel untuk berjaga di Balai Kota. Penjagaan ini dilakukan sampai kondisi dirasa kondusif.

Kedai Starbucks di gedung Cakrawala dan Pos Polisi Jalan M.H. Thamrin dibom kemarin, Kamis, 14 Januari 2016. Pelaku sebanyak lima orang tewas akibat bom bunuh diri dan ditembak polisi. Selain pelaku, teror tersebut menewaskan dua warga sipil. Sebanyak 17 korban luka, termasuk 5 polisi.

Sumber : Tempo






Loading...
loading...
Loading...

BERITA LAINNYA