Sosok Ini Bongkar Sikap Kasar Indria, Ceritanya Sungguh Mengejutkan

Rabu, 06 September 2017 - 19:50
Indria Dan Suami

Kasus pembunuhan pegawai Badan Narkotika Nasional (BNN), Indria Kameswari masih terus diusut oleh pihak kepolisian. Tragedi pembunuhan sadis ini masih diselimuti oleh tanda tanya besar. Kapolres Bogor AKBP Andi M Dicky berujar terduga pelaku masih belum mengungkapkan soal penyimpanan barang bukti berupa senjata api.

"Senjatanya masih kami cari, keterangan pelaku berbelit-belit. Kami sudah cek ke tempat yang disebutkan pelaku tapi belum ditemukan," ujar AKBP Andi M Dicky.


Hingga kini pihak kepolisian masih mendalami kasus yang menghebohkan publik itu. Kematian Indria Kameswari menjadi sorotan, ia ditemukan tak bernyawa di rumah kontrakannya di Perumahan River Valley, Bogor, Jawa Barat, Jumat (1/9/2017). Ditemukan luka tembak di bagian tubuh pegawai BNN ini.

Setelah melakukan penyelidikan, kepolisian sudah menduga kuat bahwa pelakunya adalah suami Indria Kameswari sendiri, Abdul Malik Azis alias Muhammad Akbar (MA).

Insiden pembunuhan itu diduga karena percekcokan antara Indria dan MA. Hal tersebut dilandasi oleh rekaman suara Indria saat bertengkar dengan sang suami. Dalam rekamannya terdengar bagaimana Indria terus menerus melontarkan kata kasar kepada MA.

Dari suara yang terekam terdengar suara perempuan meminta sejumlah uang kepada seorang pria dengan nada tinggi. Pria itu selanjutnya meminta agar si perempuan untuk bersabar. Bukannya bersabar, nada suara perempuan itu justru semakin meninggi dan menyalahkan sang pria.

Ia tak rela memiliki mobil grand vitara yang dianggapnya seperti odong-odong. Perempuan ini mengaku dirinya cantik tapi dia malu dengan kondisi suaminya. Suara rekaman itu memang diduga kuat suara dari Indria dan MA.

Pasalnya, kakak kandung MA, Sitti Nuraeni mengungkap bahwa watak Indria memang tak pernah menghormati MA. MA kerap mendapatkan penyiksaan berupa pukulan dari istrinya itu. Dari rekaman yang beredar, banyak yang menduga Indria memang tak menghormati sang suami.

Ada satu tanda lain yang memperlihatkan pegawai BNN itu tak bangga akan suaminya. Yakni sikap Indria di media sosial yang tak pernah mengekspos sosok sang suami. Instagramnya justru dipenuhi oleh swafoto Indira.

Beberapa kali ia juga kerap mengunggah momen kebersamaannya dengan rekan kerja dan buah hatinya. Tak ditemukan satu pun foto sang suami yang bertengger di media sosial Indria. Lebih lanjut, watak kasar Indria semakin dibongkar oleh satu sosok ini.

Indria bahkan sempat menyombongkan diri karena dirinya seorang pegawai pemerintahan. Ia juga mengancam seorang tukang roti karena hal sepele. Hal tersebut diungkap oleh Kepala Keamanan River Valley, Maulana.

Ia menyebut Indria seketika marah-marah kepada tukang roti karena terlibat kecelakaan kecil di sekitar perumahannya. Kecelakaan kecil itu terjadi antara anak Indria dengan sang tukang roti. Saat itu, Indria langsung marah besar dan mengaku memiliki senjata api kepada tukang roti tersebut.

"Si istrinya yang marah, ngakunya 'saya aparat, saya orang BNN, saya punya pistol' ke si tukang roti. Ya kejadiannya 10 bulan lalu lah. Dia kan baru ngontrak satu tahun ini. Pas masih awal-awal banget sih," ungkap Maulana.

Bahkan pengakuan kakak kandung AM, Sitti Nuraeni menyebut Indria Kameswari merupakan seorang istri yang bertindak kasar terhadap suami. Sitti Nuraeni mendatangi Mapolres Bogor sambil membawa bukti tindak kekerasan Indria Kameswari terhadap adik kandungnya. Bukti tersebut berupa hasil visum AM. Ternyata pada 23 Februari silam, keluarga AM sempat akan melaporkan Indria kameswari ke polisi terkait tindakan tersebut. Saati itu keluarga sudah tidak tahan melihat AM yang kerap dipukul oleh Indria Kameswari.

"Tadinya mau lapor, tapi engga jadi karena adik saya tidak setuju," ucap Sitti.

Kakak kandung terduga pembunuh Indria itu juga menyebut telah menerima rekaman dari AM saat sedang cekcok dengan istrinya. Berbeda dengan Indria, MA yang saat itu berada di lokasi kejadian justru tak marah.

Maulana mengaku MA bersikap baik hingga meminta maaf karena kejadian itu. Ini bukan kali pertama Indria mengancam dengan menyebut pistol. Sebelumnya, kakak kandung AM Sitti Nuraeni juga mengaku adiknya pernah diancam dibunuh menggunakan pistol oleh Indria Kameswari.

Sementara, Kepala BNN Budi Waseso menegaskan bahwa pegawainya yang bekerja di rehabilitasi BNN tidak dibekali senjata api. Pegawai yang dibekali senjata api hanya bagian penindakan BNN.

Sosok Indria Kameswari di Mata Atasan

Terhitung hampir dua tahun Indria Kameswari bergabung di Balai Diklat Badan Narkotika Nasional di Lido, Bogor. Tidak ada sifat arogan atau kata-kata kasar keluar dari mulut pegawai berparas rupawan tersebut. Itulah yang dilihat Kepala Balai Diklat BNN, Sindhu Setiatmoko dari sosok Indria selama. Sindhu membantah berbagai pemberitaan yang menyebut bahwa Indria Kameswari merupakan pribadi yang kasar. Selama Indria bekerja di Balai Diklat BNN, kata Sindhu, tidak ada pelanggaran yang dilakukan pegawainya tersebut.

"Dia tidak pernah ribut. Orangnya cukup sopan dengan atasan," kata Sindhu.

Lebih lanjut Sindhu juga memaparkan Indria tidak pernah terlibat masalah dengan pegawai lainnya.

"Yang jelas, pribadinya menyenangkan, humoris. Ribut enggak pernah. Bicaranya sopan, bicaranya logat Sundanya kental. Tapi, enggak judes," ujar Sindhu.






Loading...
loading...

BERITA LAINNYA