Suami Tipu Istri Campur Miras Dengan Air Zam Zam

Sabtu, 21 November 2015 - 20:18
Ilustrasi Kriminal

Minum minuman keras merupakan larangan mutlak bagi kaum muslim. Namun rupanya bagi Suwanji (bukan nama sebenarnya), 45 tahun, selalu ada cara untuk bisa menjadikan kebiasaan ini menjadi langgeng. Pria asalKedung Cowek ini mencampur miras dengan air zam-zam, ia sengaja melakukan hal ini untuk mengelabui orang lain dan keluarganya.

Parahnya, pihak keluarga dan masyarakat sekitar rumah Suwanji percaya saja bila bir, cukrik atau miras jenis lain yang dioplos dengan air zam-zam itu otomatis akan menjadi halal dan boleh diminum.

Bahkan, pengikut aliran Suwanji ini makin banyak. Setiap malam Jum'at legi, Suwanji dan teman-temannya melakukan ritual minum minuman keras yang dicampur dengan air zam-zam tersebut.

"Entah setan apa yang merasuki pikiran suami saya itu. Saya memutuskan berpisah ini karena takut suami saya ditangkap polisi. Memang selama ini, dia masih aman-aman saja," kata istri Suwanji, sebut saja Mawar (40).


Akhirnya, usai mengetahui bahwa hal tersebut hanya akal-akalan sang suami, Mawar pun menggugat cerai suaminya ke Pengadilan Agama (PA) Surabaya, Jalan Ketintang Madya, Jumat (13/11).

Mawar dulunya pun percaya saja dengan penuturan dan muslihat suaminya. Ia dan keluarga bahkan mendukung kebiasaan sang suami, percaya bahwa minum bir dosis rendah dicampur air zam-zam bisa membuatnya masuk surga. Bahkan mereka percaya jika miras oplosan air zam-zam itu bisa membuat penyakit-penyakit di dalam tubuh seperti kolesterol, diabetes, jantung, kanker dan lain sebagainya akan hilang.

"Suami saya itu dulu punya penyakit jantung koroner. Tapi setelah setiap bulan melakukan ritual minum bir dicampur dengan zam-zam, penyakitnya memang jadi sembuh. Itu yang membuat kami sempat percaya," ucap Mawar.

Mawar dan keluarga bahkan kala itu membantu menyediakan kebutuhan minum miras Suwanji, mereka mencarikan air zam-zam di kawasan Masjid Ampel, sampai menyediakan tempat di rumah untuk kegiatan minum-minum tiap malam Jumat legi.

"Biasanya juga ada kembang tujuh rupa plus sesajennya," kata Mawar.

Mawar, ibu dua anak ini mengatakan jika pengikut Suwanji semakin banyak, terutama di lingkungan teman-teman dan tetangganya di sekitar Kedung Cowek. Mulai dari remaja hingga orang dewasa.

"Itu karena suami saya selalu bilang kalau minum miras itu halal kalau sudah dicampur dengan air zam-zam," tandas Mawar.

Awalnya, Mawar dan keluarganya tidak mempermasalahkan kebiasaan Suwanji tersebut. Toh, pesta minum miras ditambah air zam-zam itu hanya dilakukan sebulan sekali. Sebab, Suwnaji yang bekerja sebagai satpam sering kerja shif hingga 24 jam. Hingga suatu ketika, Mawar tak sengaja mencuri dengar pembicaraan suaminya dengan sahabatnya di Malaysia.

"Saya shock banget waktu suami bilang ke temannya kalau minum bir dicampur zam-zam itu cuma untuk mengelabuhi saya dan keluarga supaya dia bisa dibolehkan minum minuman keras," jelasnya.

Sebelum menikah dengan Mawar pada 1990, Suwanji dikenal sebagai bos geng pemabuk di lingkungannya. Tapi setelah menikah, dia mengaku akan berubah karena orang tua Mawar meminta supaya Suwanji berhenti minum miras kalau mau menikahi anaknya.

"Ternyata, dia hanya berhenti (minum miras) setahun. Kemudian, dia akal-akalan bilang kalau minum miras halal kalau dicampur air zam-zam. Anehnya, saya, orang tua dan semua keluarga bahkan orang sekampung percaya saja," ungkap Mawar seraya geleng-geleng kepala. Tapi, ia kini tak mau dibodohi suaminya itu memutuskan untuk menggugat cerai karena merasa bersalah kepada orang tua dan masyarakat.






Loading...
loading...
Loading...

BERITA LAINNYA