Sungguh Tragis, Seorang janda Dirudapaksa Saat Pingsan Lalu Dihantam Dengan Batu

Minggu, 11 September 2016 - 09:47
Ilustrasi Jenazah

Seorang janda beranak satu tewas dibunuh di Desa Tanjung Benuang Kecamatan Jangkat Timur, Merangin, Jambi. Polisi pun akhirnya bisa menguak kasus pembunuhan keji ini. Pelakunya adalah Tarion (30), tak hanya membunuh Besri Yanti, pelaku juga melakukan rudapaksa lantaran tergoda saat melihat korban.

Kepada wartawan, Tarion mengaku korban dirudapaksa dalam keadaan pingsan, setelah dipukul.

"Saya pukul dulu, setelah itu saya perkosa," ungkapnya.

Usai melakukan rudapaksa, pelaku pun memukul korban menggunakan batu hingga tewas.

"Setelah meninggal, saya buang mayatnya ke tepi tebing Sungai Kandis," timpalnya.

Kapolres Merangin AKBP Munggaran Kartayuga mengatakan, pelaku akan dijerat dengan pasal 338 KUHP tentang pembunuhan. Pelaku masih terus dikorek keterangan terkait motif hingga menghabisi nyawa. Selain itu, polisi masih mencari apakah ada keterlibatan pelaku lainnya.

"Meskipun dia (Tarion, red) mengaku dirinya sendiri yang membunuh. Namun, kami tetap akan mendalami apakah ada kemungkinan lain," tegasnya.

Untuk diketahui, Rabu 7 September 2016, warga Desa Tanjung Benuang, Kecamatan Jangkat Timur dihebohkan dengan pengakuan Tarion, yang telah membunuh Besri Yanti pada 26 Agustus 2016. Pengakuan tersebut disampaikannya kepada mantan Kades Tanjung Benuang. Oleh warga, pelaku pun diserahkan ke Mapolsek Jangkat untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.




loading...

BERITA LAINNYA