Teman Ahok Merasa Malu Dan Meminta Maaf

Rabu, 30 Desember 2015 - 13:10
Dedi Mulyadi

Facebook Gerakan Teman Ahok memposting hal yang berbeda, kali ini mereka justru merasa malu dan meminta maaf. Hal yang tak biasa lantaran biasanya mereka memposting kegiatan terkait Pilkada DKI Jakarta 2017. Mereka merasa malu dan meminta maaf pada Dedi Mulyadi, Bupati Purwakarta. Hal ini terkaian sweeping yang dilakukan oleh FPI di Jakarta.

"Kami, atas nama warga Jakarta yang mendukung Pak Ahok, menyampaikan maaf dan empati yang sebesar-besarnya kepada Bapak Bupati Purwakarta," tulis Teman Ahok, Selasa (29/12/2015).


"Kami merasa malu, Pak, karena Jakarta masih belum jadi tempat yang ramah untuk toleransi. Bahkan, seorang pejabat negara masih bisa diintimidasi oleh ormas dan hanya ditonton oleh penegak hukum."

Teman Ahok juga meminta agar Bupati Purwakarta tidak menyamaratakan karakter ormas tersebut dengan karakter seluruh warga Jakarta. Artinya, tidak semua warga Jakarta mendukung sikap ormas tersebut.

Dedi memutuskan untuk meninggalkan Jakarta untuk menghormati Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama.

Supaya, keamanan daerah pemerintahan Basuki tetap kondusif tanpa keberadaannya. Dia sampai batal menerima penghargaan secara langsung pada hari itu.

Aksi "sweeping" mencari Dedi ini berlangsung pada Senin (28/12/2015) di Taman Ismail Marzuki pada acara Malam Anugerah Federasi Teater Indonesia di kawasan TIM.

Sejumlah ormas keagamaan memeriksa setiap kendaraan yang masuk ke Taman Ismail Marzuki. Khusus mobil, diminta membuka kaca jendela.






Loading...
loading...
Loading...

BERITA LAINNYA