Tengah Malam, Ada Yang Menyanyikan Lagu Pelangi-Pelangi

Minggu, 28 Februari 2016 - 18:28
Windry Dan Petrus

Terdengar suara lirih seorang wanita menyanyi di pemakaman korban mutilasi Brigadir petrus Bakus. Kedua korban adalah Febian (5) dan Amora (3), dua orang bocah ini dibunuh oleh ayahnya dan dimutilasi. Keduanya dikuburkan di pekuburan muslim, Jalan Tengah, Gang Tapang, Desa Pal, Kecamatan Nanga Pinoh, Kabupaten Melawi, Kalimantan Barat, Jumat malam (26/2/2016) sekitar pukul 23.00 Wita.

Pelangi pelangi alangkah indahmu
Merah kuning hijau di langit yang biru
Pelukismu agung siapa gerangan
Pelangi pelangi ciptaan Tuhan


Lirik lagu pelangi di atas dinyanyikan Windri, di saat pemakaman. Windri seolah masih tak percaya jika anaknya telah meninggalkannya dengan cara tragis.

"Kondisi psikologis istrinya(Windri) drop. Pas pemakaman, dia menyanyikan lagu Pelangi-pelangi. Lagu itu selalu dia nyanyikan saat menidurkan anaknya," ujar Kasubag Pengendali Personel Psikologi Polda Kalbar, AKP Teguh Purwo Nugroho, Sabtu (27/2/2016).

Windri, istri Petrus Bakus ini kini tinggal bersama iparnya di Desa Pal, Kecamatan Nanga Pinoh. Kondisi kejiwaannya dicemaskan banyak orang.

"Kadang dia nyanyi sendiri lagu anak TK. Sulit makan, kita cuma ngasih susu. Kita yang nangis melihatnya," ujar ipar Windri, Budi.






Loading...
loading...
Loading...

BERITA LAINNYA