Terinspirasi Dari Kopi Maut Jessica, Pria Ini Bunuh Dua Korban Dengan Kopi Sianida

Rabu, 05 Oktober 2016 - 12:16
Anton

Kasus kopi sianida yang menewaskan Wayan Mirna Salihin memang membuat heboh hingga saat ini, kasusnya masih dipersidangkan. Masyarakat pun menyoroti kasus ini, berharap agar kasus ini bisa terungkap secara jelas siapa pembunuhnya, apakah Jessica atau bukan. Kali ini muncul kasus serupa yaitu kopi racun, korbannya bernama Shendy Eko Budianto (27) dan Ahmad Sanusi (20), warga Depok Jawa Barat. Kedua korban tewas usai meminum kopi sianida yang disuguhkan olehAnton Hardianto alias Aji (34). pelaku, Anton, diduga menggunakan kopi bercampur sianida lantaran terinspirasi dari kasus kopi mau Jessica Wongso.

Seperti diketahui, kasus fenomenal kopi bersianida yang menewaskan Mirna Salihin dengan terdakwa Jessica Kumala Wongso hingga saat ini masih menjadi perhatian publik. Kasus tersebut masih disidangkan di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat.


Cara Jessica yang dituduh membunuh Mirna dengan kopi bersianida, mirip dengan cara Anton menghabisi nyawa Shendy dan Sanusi. Anton menyuguhkan kopi yang sudah dicampur Pottasium Cyanide (Sianida) kepada Shendy dan Sanusi. Hanya dalam hitungan menit, Shendy dan Sanusi pun meregang nyawa.

Kapolresta Depok, Kombes Harry Kurniawan mengatakan, penyidik sudah melakukan penggeledahan di kediaman Anton, sebuah bedeng kecil di bilangan RW21, Kelurahan Mekarjaya, Sukmajaya, Depok.

Saat penggeledahan, polisi menemukan beberapa barang klenik, seperti keris, pedang, jimat, bulu macan, sampai emas batangan palsu.

Anton merupakan pemimpin dari sebuah kelompok bernama Padepokan Satrio Aji Danurwenda. Shendy dan Sanusi merupakan pengikutnya. Selain Shendy dan Sanusi, Anton memiliki jumlah anggota yang cukup banyak yang direkrut lewat jejaring media sosial Facebook. Jumlahnya mencapai ratusan orang.

Kepada setiap pengikutnya, Anton mengaku bisa melakukan sejumlah hal-hal metafisika. Salah satunya penggandaan emas. Tentunya Anton meminta mahar. Uang pastinya.

Ini yang lantas menjadi asal mula pembunuhan Shendy dan Sanusi. Pada Jumat (30/9/2016), Anton mengajak Shendy dan Sanusi pergi ke wilayah Karawaci, Tangerang.

Mereka ingin menemui pembeli batangan kuningan sari milik Anton. Ketiganya pergi dengan mobil Toyota Avanza bernopol B 2963 TFT warna putih milik Sanusi.

"Di sana mereka tidak berhasil menemui pembeli yang dimaksud," ungkap Harry.

Setelah itu, mereka meluncur ke kediaman Suryono, paman dari Anton. Adapun rumah Suryono dengan bedeng milik Anton hanya berjarak beberapa meter saja.

Shendy dan Sanusi menunggu di mobil, sementara Anton menumpang mandi. Beberapa menit berselang, Anton menghampiri dengan sudah menenteng botol plantik berisi air panas yang telah dicampur sianida.

Mereka lalu pergi kembali. Ketiganya menuju ke sebuah lahan kosong di Jalan KSU, Kelurahan Tirtajaya, Sukmajaya.

"Di tempat itu, diduga korban ingin melakukan penarikan metafisika berupa emas batangan. Tersangka ini juga ingin meminta sejumlah mahar. Dan mobil korban ini yang ia inginkan," ucap Harry.

Anton kemudian menyeduhkan dua gelas kopi panas, menggunakan air yang tadi dipersiapkan. Anton kemudian meminta agar kedua korban meminum kopi, lantaran akan segera pergi ke tempat lain lagi.

"Cepetan diminum biar bisa langsung jalan lagi," beber Harry menirukan pernyataan Anton.

Baru satu menit usai meminum kopi, Shendy dan Sanusi langsung mual-mual dan muntah. Sesak nafas juga. Tak lama berselang, Shendy dan Sanusi langsung terkapar dan menghembuskan nafas terakhir.




Loading...
loading...

BERITA LAINNYA