Tersenyum Pamer Uang Rampokan Sebelum Menemui Ajal

Senin, 21 Desember 2015 - 14:39
Ujang Supriatna

Ada-ada saja ulah perampok satu ini, ia sempat pamer hasil rampokan, sebelum akhirnya menemui ajalnya. Nama pemuda tersebut adalahUjang Supriatna (23. Ia nampak tersenyum sambil berbaring di kasur dengan dikelilingi uang hasil rampokan. Nampakpuluhan lembar pecahan Rp 50.000 dan Rp 100.000, serta beberapa pecahan Rp 20.000 dan Rp 5.000.

Sebagian nampak diikat, ada juga 4 bungkus rokok putih, Ujang nampak bertelanjang dada, iamengangkat gepokan uang di tangan kanan dan kiri serta pundak kanannya.Pose-pose itu direkam dalam beberapa gambar foto. Tampak dari gambar Ujang sengaja foto selfie di sebuah ruangan seperti kamar.


Foto-foto itu adalah kenangan Ujang usai merampok sebuah mini market di bilangan Kebon Jeruk, Jakarta Barat.Ujang sendiri ambruk ditembak petugas kepolisian dalam sebuah penangkapan di Jalan Semeru, Grogol, Jakarta Barat, Minggu (20/12) sekira pukul 03.00.

Ujang menjadi target operasi polisi. Ia buron sejak melancarkan aksinya bersama rekannya, A (24), di Alfamart Lapangan Bola 2 Kebon Jeruk, Jakarta Barat pada Jumat (18/12/2015) subuh.

"Berdasarkan hasil pemeriksaan pelaku telah melakukan pencurian dengan kekerasan di minimarket sekitar 10 sampai 15 kali di Jakarta," ujarKapolrestro Jakarta Barat, Kombes Rudi Heryanto Adi Nugroho, Minggu kemarin. Dia menambahkan, US selalu berfoya-foya dengan hasil rampokannya.

Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Jakarta Barat, Ajun Komisaris Besar Didi Sugiarto mengungkapkan, jajarannya memburu Ujang sampai di Jalan Semeru, Grogol.Saat itu Ujang berjalan kaki dan membawa sebuah tas. Begitu dikepung anggota Sub Unit Kejahatan dan Kekerasan (Jatanras) Polrestro Jakarta Barati, Ujang terkejut.

Dia lalu mengeluarkan samurai dari dalam tasnya.Ujang yang berkumis tipis dan rambut pendek itu lalu menyerang petugas sambil melarikan diri.Pengangguran yang bermukim di Jembatan Besi, Tambora, Jakarta Barat tak peduli meski polisi melepaskan tembakan peringatan.

"Petugas kami hampir kena sabetan samurai, yang membuat anggota kami menembaknya," ujar Kasubid Jatanras Krimum Polrestro Jakarta Barat, Ipda Dimitri kepada Warta Kota.

Ujang pun ambruk setelah sebutir peluru melesak ke dada sebelah kirinya dan menghembuskan nafas terakhir. Jasadnya lalu dibawa ke RS Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur.Dari hasil penangkapan itu, polisi menyita barang bukti seperti sebilah samurai dan satu unit telepon genggam milik Ujang.
Dimitri mengatakan, Ujang ini memang menjadi buronan polisi. Pelaku kerap bermain di kawasan Grogol karena daerah tersebut menjadi titik kumpul kawanan sindikat garong spesialis minimarket.

"Kami sudah memburunya dalam beberapa hari ini. Kasus ini masih dikembangkan," katanya.

Seperti diberitakan Warta Kota sebelumnya, Ujang bersama A (24) merampok Alfamart Lapangan Bola 2 Kebon Jeruk, Jakarta Barat pada Jumat (18/12/2015) lalu. Keduanya datang ke minimarket itu dengan menggunakan sepeda motor.

Mereka lalu masuk ke dalam minimarket masih mengenakan helm.Usai menjarah uang dan barang-barang di toko itu, Ujang dan A juga menyekap para pramuniaga.Usai mendapat laporan perampokan, polisi bergegas memburunya. Polisi lebih dahulu menangkap A. Dari keterangan A, polisi mendapati lokasi yang biasa disambangi oleh Ujang.






Loading...
loading...
Loading...

BERITA LAINNYA