Tolak Lakukan Tes Urine Untuk Anggota DPR, Ketua DPR Beralasan Pemborosan Anggaran

Selasa, 01 Maret 2016 - 21:13
Ade Komarudin

Maraknya kasus narkoba sungguh memprihatinkan, bahkan yang belakangan ini terdengar adalah pesta narkoba yang melibatkan oknum TNI, polisi dan juga menyeret nama anggota DPR. Isu narkoba ini memunculkan wacana untuk mengadakan tes urine bagi anggota DPR. Uniknya, Ketua DPR, Ade Komarudin menyatakan jika tes urine ini hanya pemborosan anggaran.

"Ngapain kita nyari kerjaan, dan anggaran negara jadi keluar. Mungkin ada satu dua, mungkin di kalangan masyarakat yang lain juga sama pasti begitu jangan sampai anggaran negara jadi keluar," ungkap Ade di Gedung DPR, Kompleks Senayan, Jakarta, Selasa (1/3/2016).


Akom panggilan Ade Komarudin menyatakan dalam menangani narkoba, maka yang perlu dilakukan adalah menerapakan aturan berlaku, memberi hukuman atau sanksi bagi yang terlibat narkoba.

"Pokoknya setiap yang punya masalah langsung diproses, kalau perlu tes urine di atas urine. Kalau seluruhnya dites urine saya yakin teman-teman itu sebagian besar tidak (terlibat narkoba)," kata Akom.

Menurut Akom, tes urine anggota DPR jangan dibesar-besarkan.

"Jangan melebih-lebihkan masalah. Kalau semua yang tidak diduga lalu dites urine untuk apa? Buang-buang uang negara, yang keluar kan bukan uang pribadi," ucap politisi Golkar itu.

Ia tak mau jika digeneralisasi, jika ada tokoh nasional yang terbukti menggunakan narkoba maka tidak berarti semua pejabat bersalah. Akom minta agar jangan mencari-cari kesalahan.

"Sepertinya semua orang dianggap bersalah, lebih banyak orang baik daripada orang yang tidak baik. Saya yakin itu kita positive thinking sama orang, kita tidak usah berlebih-lebihan ya. Apa adanya saja," tegas Akom.

Wacana tes urine bagi anggota DPR ini mencuat setelah adanya kabar Ivan Haz dari Fraksi PPP terlibat dalam kasus narkoba. Namun akhirnya diketahui bahwa Ivan Haz bersih. Tes urine membuktikan Ivan Haz negatif narkoba. Di lingkup DPR sendiri, baru Fraksi PKS saja yang sudah melakukan tes urine bagi anggota dan staf ahlinya.

Sumber : detik






Loading...
loading...
Loading...

BERITA LAINNYA