Tugas TNI Bukan Untuk Mengusir Lonte, Kecuali Germonya Punya Senjata Anti Tank

Minggu, 06 Maret 2016 - 19:51
TB Hasanuddin Dan Ahok

TB Hasanuddin, anggota DPR RI dari Fraksi PDIP ini tak setuju jika TNI digunakan untuk mengusir Lonte. Ia mengatakan jika salah satu tugas TNI adalah operasi militer selain perang (OMSP) yaitu membantu Pemda yang memerlukan sarana dan prasarana.Pihak TNI juga membantu jika terjadi bencana alam, atasi pemogokan massal, mengatasi konflik komunal, membangun infrastruktur.

Mengenai mengusir PSK atau Lonte tidak ada dalam UU, kecuali jika benar-benar kritis. Kondisi kritis ini semisal germonya punya senjata anti tank. Pernyataan TB Hasnuddin disampaikan dalam acara diskusi "TNI antara Idialisme dan Realitas di Era Reformasi" yang digelar Institute Soekarno Hatta (ISH) Pimpinan M. Hatta Taliwang di Jakarta, Jumat (4/3/2016).


Selain TB Hasanuddin, hadir juga mantan Panglima TNI, Jenderal TNI (Purn) Djoko Santoso, Pengamat Pertahanan dan Militer Dr. Conie Rahakudini Bakrie, Mantan Kepala BAIS TNI, Laksamana Muda TNI (Purn) Soleman B Ponto, dan Mantan Oditur Militer Brigjen TNI (Purn) Dr. Sugeng Widodo.

Menurut TB Hasanuddin, tentara itu harus dapat menimbulkan deterent effect.

"Kalau tentara nyangkul, masuk gorong-gorong, menggiring lonte tidak akan menimbulkan deterence efect," kata TB Hasanuddin.

Menurutnya, uang lauk pauk (ULP) prajurit TNI hanya Rp 40 ribu. Padahal membutuhkan 3000 kalori. Itu 40 ribu hanya cukup untuk membeli nasi uduk. Padahal ia juga punya keluarga yang harus dihidupinya.

"Beri TNI alutsista yang baik, kesejahteraan yang bagus dan jangan lagi di tarik-tarik ke ranah politik," kata TB Hasanuddin.

Sumber : jpnn






Loading...
loading...
Loading...

BERITA LAINNYA