Tulisan Ahmad Dhani : Ini Kasus Politik, Mereka Takut Saya Ikut Reuni 212?

Rabu, 29 November 2017 - 18:46
Ahmad Dhani

Penyidik Reserse Kriminal (Reskrim) Polres Metro Jakarta Selatan (Jaksel) telah menetapkan musisi yang juga politisi, Ahmad Dhani sebagai tersangka dalam kasus dugaan ujaran kebencian lewat media sosial. Rencananya, ia akan diperiksa sebagai tersangka pada Kamis (30/11/2017) besok.

Perkara Ahmad Dhani bermula dari cuitan di twitter yang berbunyi, "Siapa saja yang dukung Penista Agama adalah Bajingan yang perlu diludahi mukanya."


Akibat postingan itu, Dhani dilaporkan pendukung Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok, Jack Lapian sekaligus pendiri BTP Network ke Polda Metro Jaya pada Kamis (9/3/2017). Kemudian perkara tersebut dilimpahkan ke Polres Metro Jakarta Selatan.

Sehari jelang pemeriksaan, suami Mulan Jameela ini kembali berkicau lewat akun Facebooknya. Ia menyebut, kasus sarkastik yang menimpanya sarat akan muatan politik.

Bahkan, dia menduga ada ketakutan rezim sekarang, jika dirinya mengikuti Reuni Akbar Alumni 212 yang akan digelar pada Sabtu (2/12/2017) mendatang. Hal ini sebagaimana yang terjadi saat ia ditangkap jelang aksi 212 (2/12/2016) lalu, karena diduga akan melakukan tindakan makar.

"Kita semua tahu, ini kasus politik. Mereka takut saya ikut reuni 212? Seperti kejadian saya diamankan 1 tahun lalu. Rezim panik, takut nggak dua periode. Kalau memang ini murni politik, ayo kita selesaikan!" kata Dhani.

Berikut pernyataan lengkap Dhani di akun Facebooknya, Rabu (29/11/2017).

CUITAN SARKASTIK
By AhmadDhani

Dalam Pers Rilis Polisi, mereka Menyebut Twit saya sebagai Twit SARKASTIK

Rupanya Polisi masih ragu ragu menyebut ini adalah UJARAN KEBENCIAN

KARENA DI DALAM UNDANG UNDANG, BAHASA SARKASTIK TIDAK MELANGGAR PASAL.
KALI INI POLISI TIDAK SOK TAU SOAL PIDANA, Karena memang mereka bukan ahli nya.

ini semua Gara gara Twit saya yang isi nya sbb...

PARA PEMBELA PENISTA AGAMA ADALAH BAJINGAN YANG PERLU DI LUDAHI MUKA NYA

Ini menurut Polisi Jak Sel di duga melanggar "MENYEBARKAN INFORMASI
YANG DI TUJUKAN UNTUK MENIMBULKAN RASA KEBENCIAN ATAU PERMUSUHAN INDIVIDU ATAU KELOMPOK MASYARAKAT TERTENTU BERDASARKAN SUKU AGAMA RAS DAN ANTAR GOLONGONGAN*
(Pasal 28 ayat 2 jo Pasal 45A ayat 2 )

Pertanyaan AKAL SEHAT

1. SUKU mana yang di HINA?
2. RAS mana yg di HINA?
3. AGAMA apa yang di HINA?
4. GOLONGAN mana yg di HINA?

GOLONGAN PARA PEMBELA PENISTA AGAMA kah ?

APAKAH PARA PEMBELA PENISTA AGAMA ITU adalah sebuah GOLONGAN???
SUDAH SINTING!

PENISTA AGAMA ADALAH PELAKU KRIMINAL
OTOMATIS
SIAPAPUN PEMBELA NYA
TIDAK WAJIB DI BELA
BAHKAN OLEH POLISI SEKALIPUN.

ATAU MEREKA SAMA SAMA PEMBELA PENISTA AGAMA?
Masa Polisi Bela Penista Agama?
Gak mungkin ah.

Ini kan sama dengan statment
:
PEMBELA KORUPTOR WAJIB
DI GANTUNG LEHER NYA

PEMBELA PENGEDAR NARKOBA WAJIB DI BUANG DI LAUT

PEMBELA PEMERKOSA WAJIB DI BAKAR

MEREKA SEMUA TURUT SERTA DALAM MEMBANTU TINDAK PIDANA

Anyway,
KITA SEMUA TAU INI KASUS POLITIK

MEREKA TAKUT SAYA IKUT
REUNI 212 ?

SEPERTI KEJADIAN SAYA DI AMANKAN 1 TAHUN LALU.

REZIM PANIK TAKUT GAK DUA PERIODE

SAYA ADALAH PENULIS LIRIK LAGU TERKENAL DI INDONESIA

BAHASA SARKASTIK SERING SAYA GUNAKAN DALAM LAGU LAGU DEWA19
ingat....

INGIN KUBUNUH PACARMU SAAT DIA PELUK TUBUH INDAHMU,
Lagu CEMBURU

Atau Lirik Lagu Indonesia lain

INGIN KU CONGKEL BOLA MATA MU YANG INDAH

Well...
KALO INI MEMANG MURNI POLITIK
AYO KITA SELESAIKAN!!!






Loading...
loading...
Loading...

BERITA LAINNYA