Usai Kedua Kakinya Dipotong Oleh Suami Di Depan Anak, Ini Permintaan Kariani Pada Keluarganya

Rabu, 13 September 2017 - 12:07
Kadek Adi Waisaka Dan Istri

Pasca peristiwa berdarah yang dialami korban Ni Putu Kariani oleh suaminya Kadek Adi Waisaka Putra masih menyisakan trauma yang mendalam di benak korban. Bahkan korban meminta untuk dirawat di rumah ibunya, dan enggan ke rumah suaminya. Hal itu disampaikan oleh kakak ipar korban, Jro Mangku Gede Made Suriastawa, 50. Menurutnya tak hanya korban yang merasakan sakit berkepanjangan. Begitupun keluarga korban merasakan hal serupa.

"Kami ikut merasakan sakit atas penderitaan yang dialami adik ipar saya ini. Tak henti-hentinya dia mendapatkan perlakuan kasar dari suaminya sendiri. Semestinya suaminya menjadi pelindung, bukan menyakiti. Saking traumanya, setiap terbangun dari tidur di ruang perawatan RSUP Sanglah, Kariani pasti berteriak, jauhkan parang itu, saya takut," ungkap Jro Mangku Gde Made Suriastawa.


Bahkan saking traumanya, berselang satu hari pasca kejadian, Rabu (6/9) korban Kariani melontarkan sebuah permintaan. Permohonan itu disampaikan langsung dihadapan keluarganya. Kariani, meminta agar nantinya diperkenankan dirawat dan kembali mendampingi kedua orangtuanya yang tinggal di Banjar Dinas Tenaon, Desa Alasangker, Kecamatan/Kabupaten Buleleng. Tak hanya itu, korban meminta agar secepatnya diceraikan dari pelaku. Kariani pun disebut iparnya sudah mengaku lelah mendampingi pelaku yang sering kasar kepadanya.

"Saat dijenguk Bapaknya, Kariani mengaku sudah sangat lelah terhadap perlakuan kasar suaminya. Sampai-sampai dihadapan bapaknya ngomong pak tiang kenyel mekurenan.(Pak saya bosen berkeluarga) mungkin karena rasa trauma berat yang dialaminya, ujar Suriastawa. Seperti diberitakan, kaki Kariani dipotong oleh suaminya di kamar kosnya, Jalan Umabuluh, Canggu, Kuta Utara, Badung, sekitar pukul 17.30, Selasa (5/9)






Loading...
loading...
Loading...

BERITA LAINNYA