Video Sandiaga Ditanya Soal Dana Motor 1000 cc, Netizen Mempertanyakan Jawabannya

Sabtu, 02 Desember 2017 - 20:19
Sandiaga Uno

Azas Tigor Nainggolan, pengamat transportasi dari Forum Warga Kota Jakarta menanyakan perihal pembelian sepeda motor baru oleh Dishub Jakarta. Tigor menanyakan kepada Sandiaga Uno kenapa anggaran Dishub naik dari Rp 17 miliar menjadi 44 miliar dan itu membeli sepeda motor 1.000cc dan 500cc. Ia menilai kenaikan anggaran tersebut mencurigakan karena jumlahnya yang signifikan.

"Anggaran-anggaran yang tanda kutip mencurigakan, gitu, kayak ini tadi beli motor, bisa diangkat, nih anggaran nih, Dinas Perhubungan katanya naik dari Rp 17 miliar menjadi 44 miliar buat beli sepeda motor 1.000cc dan 500cc, ini gimana nanti pendapat publik," kata Tigor.


Menurut Tigor, saat ini jumlah motor Dishub masih banyak, kenapa dana sebesar itu tidak dialihkan untuk moda transportasi lain untuk masyakarat. Ia juga menyorori program oce o trip yang senilai Rp 5.000. Menurutnya nilai sebesar itu terlalu mahal untuk masyarakat di Jakarta.

"Dengan anggaran sebanyak itu, seharusnya ini bisa dipakai untuk mengintregasikan transportasi umum di Jakarta," ucap Tigor.

Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno menjawab pertanyaan tersebut dengan mengatakan bahwa anggaran tersebut sudah final, dan ia pasang badan untuk itu. Ia mengatakan bahwa angaran tersebut untuk menyukseskan gelaran Asian Games. Sandi juga menjelaskan bahwa motor-motor yang ada di Dishub saat ini tidak dapat menampung atlet-atlet yang datang dan tamu-tamu VVIP Asian Games nantinya. Tak hanya itu, ia juga mengatakan bahwa jangankan motor, fasilitas-fasilitas lain untuk acara tersebut juga dibangun dengan nilai ratusan miliar.

"Bahwa ini pengadaannya, yasudah fair, mereka memerlukan itu untuk pengawalan, bayangkan, kalau gak ada pengawalan, bagaimana mengantarkan atlet dari kampung atlet 34 menit sesuai standar," kata Sandiaga Uno.

"Jadi harus ada memang pengawalan untuk memastikan mereka nyampek on time," lanjutnya.

Jawaban Sandiaga tersebut dianggap tidak nyambung oleh netizen.

@Raden Erfan: Kalo buat ngawal emang harus yg 1000? Pikirannya kawaZ1000? Biar kaya anak jaman now? Oke kalo di adain. Kalo asian games udh kelar, mau di kemanain itu motor? Mikir deh. Selama ini pake motor yg 150cc juga bisa. Tinggal pake toa sama nitnutnitnutnya. Kelar. Orang2 juga pasti pada minggir kalo ada kontingen athlete. Yg kebanyakan makan micin tuh lo bosque. Bijak dong dalam pemikiran. Makin lucu aja wkwkwk.

@Wong Ndeso:Yang namanya tugas pengawalan itu tugas Polri, belajar undang-undang lah, jangan cuma modal gaya2an..salah kaprah.

@Ridwan Lim: Yg kawal kawal itu tugas POLISI ,,, Bodoh. Bukan tugas dishub.

@Bang Oz: Emang polda metro dah gak punya armada untk pengawalan yah?,,kok malah dishub yg d beliin mtor,,,aneh,ngawur,d negara'' lain jg polisi yg ngawal,,,jd pngen ketawa,,,hahahaha.

@Arie go: Pertanyaan nya dmn,, jawabannya kmn?!!.

@Hendyansyah Pramana Dirza: Gua pernah liat sebuah komentar yg cocok buat orang ini " ditanya udah mandi belum ,, jawabnya malah udah kenyang.

@tsani cool: yg di bahas apa..jawabannya apa... aku yg bego apa emang yg jawab yg begoo.

@Mokhammad Ismail: Dengar pada menit 6.57 "motor2 yg ada di dishub itu tidak bisa untuk menampung atlet2 luar negeri" hahahaha jadi beli motor cc gede utk menampung atlet...atau mungkin jg untuk di sewakan (meniru di pulau dewata. Sewa motor kpd turis).

Sumber : Tribunnews






Loading...
loading...
Loading...

BERITA LAINNYA