Yusril Merasa Kecewa Dan Merasa Diberi Harapan Palsu Oleh PDIP

Rabu, 21 September 2016 - 14:32
Ahok Dan Yusril

Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok resmi diusung oleh PDIP. Pihak PDIP meminta agar partai mereka menjadi pengusung utama pasangan Ahok dan Djarot Saiful Hidayat di Pilgub DKI 2017. Keputusan PDIP ini membuat kecewa sejumlah tokoh yang merasa diberi harapan palsu lantaran sebelumnya mengikuti penjaringan calon gubernur yang dilakukan oleh PDIP. Salah satu yang merasa kecewa adalah pakar Hukum Tata Negara Yusril Ihza Mahendra.

"Saran saya, kedepan kalau partai itu sudah punya pendirian, lebih baik nggak usah buka peluang ke semua orang," jelas Yusril saat dihubungi, Selasa (20/9/2016).

Seperti diketahui, Yusril bersama sejumlah tokoh lainnya sudah mengikuti dan dinyatakan lolos tahap penjaringan calon yang digelar PDIP. Sementara, Ahok sama sekali tidak mengikuti proses tersebut.

Meski begitu, Yusril akui sejak awal mendaftar ke PDIP dirinya sudah menduga hal semacam ini berpotensi terjadi. Mengingat kultur di partai banteng moncong putih itu yang menempatkan Ketua Umum Megawati sebagai penentu semua keputusan.

"Kami sudah sama-sama maklum. Walaupun dilakukan penjaringan dan seleksi, pada akhirnya Ibu Megawati juga yang mengambil keputusan," ujar Yusril, yang juga turut mendaftar ke PDIP.

Meski Ahok-Djarot tak mengikuti fit and proper test, Yusril sangat menghormati langkah itu. Karena tetap saja yang dipilih itu merupakan orang-orang yang ada di lingkarannya.

"Kami ucapkan selamat kepada keduanya. Kami sudah membaca hasil yang didapat ini. Barang kali setelah diputuskan, Pak Ahok akan jadi kader PDIP," tutup dia







Loading...
loading...
Loading...

BERITA LAINNYA