Generate file : /sitefiles/berantai/detail/bocah-7-tahun-datangi-kantor-polisi-laporkan-penganiayaan-ayah-ibunya.htmlmasuk Bocah 7 Tahun Datangi Kantor Polisi Laporkan Penganiayaan Ayah-Ibunya

Bocah 7 Tahun Datangi Kantor Polisi Laporkan Penganiayaan Ayah-Ibunya

Sabtu, 12 Desember 2015 - 12:05
Ilustrasi Kriminal

Bocah cilik berumur 7 tahun asal Surabaya datang ke MapolsekSemampir, Surabaya, Jumat (11/12/2015) siang. Bocah sekecil ini bisa mendatangi kantor polisi lantaran penganiayaan yang dilakukan oleh ayah dan ibu tirinya. Ayahnya bernama Agus Arifin, sedang ibu tirinya bernama Sifa.

Bocahbernama Ilham ini pergi keke rumah ibu kandungnya di Jalan Bulak Banteng. Ayah kandungnya kemudianmenjemputnya pada Senin malam.
Bukannya menjemput baik-baik, Agus langsung memukul wajah Ilham. Agus juga menjewer telinga Ilham, dan memaksanya pulang ke rumahnya di Jalan Wonokusumo VI.


Penyiksaan berlanjut setelah Agus dan Ilham sampai di rumah. Ilham disuruh berdiri dengan satu kaki selama beberapa jam.Penyiksaan kembali berlanjut pada Rabu (9/12/2015). Entah apa pemicunya, Agus dan Sifa menyiksa bocah yang masih duduk di bangku TK itu.

Ilham dipukul menggunakan bambu di sekujur tubuhnya. Akibat pemukulan ini masih terlihat saat Ilham datang ke Mapolsek tadi siang. Sekujur tubuh Ilham dipenuhi luka memar.

Ilham menyebutkan guru sekolahnya belum mengetahui kekerasan kedua orangtuanya ini.Sejak kejadian itu, Agus melarang Ilham pergi ke sekolah. Sebab, Agus khawatir guru Ilham mengetahui aksi kekerasan itu.Apalagi kedua kaki Ilham juga masih dipenuhi luka memar.

"Saya belum makan sejak pagi. Saya biasanya diberi makan pada malam hari," tambahnya.

Sebenarnya Ilham ingin pulang ke rumah ibu kandungnya di Jalan Bulak Banteng. Tapi dia khawatir Agus menjemputnya dan kembali menyiksanya.
Kanit Reskrim Polsek Semampir, AKP Junaidi mengungkapkan, Ilham masih berada di Mapolsek.

Pihaknya memastikan luka di sekujur tubuh korban akibat pukulan benda tumpul. Tapi Junaidi belum berani memastikan luka itu akibat penyiksaan kedua orangtua korban atau pihak lain.

Rencananya anggota Unit Reskrim akan memanggil kedua orangtua Ilham. Pihaknya harus memastikan keterangan Ilham kepada kedua orangtuanya. Selain itu, pihaknya juga akan mencari saksi yang mengetahui kejadian itu.

"Korban yang sempat mengaku pernah dipukul di jalan. Pasti ada saksi yang melihat kejadian itu," kata Junaidi.






Loading...
loading...
Loading...

BERITA LAINNYA