Generate file : /sitefiles/berantai/detail/cerai-gara-gara-surat-cinta-53-tahun-yang-lalu.htmlmasuk Cerai Gara-Gara Surat Cinta 53 Tahun Yang Lalu

Cerai Gara-Gara Surat Cinta 53 Tahun Yang Lalu

Jumat, 23 Oktober 2015 - 19:42
Ilustrasi Perceraian

Meskipun sudah lanjut usia yakni 78 tahun, Sumanto (bukan nama asli) masih saja terbakar dengan cemburu. Parahnya, kejadian 53 thaun yang lalu masih saja dicemburui oleh sang kakek. Sumanto cemburu ketika menemukan bukti surat cinta istrinya dengan mantan kekasihnya dulu. Padah surat tersebut dalah surat 53 tahun yang lalu, jaman mudanya si Juminah (68), istri sang kakek. Saat ini mungkin saja jika mantan kekasih si nenek sudah berada di "alam lain".

Juminah kaget setengah mati saat terima surat bersampul hitam berisi undangan sidang cerai pertama di Pengadilan Agama Surabaya, Jalan Ketintang Madya. Terlalu kagetnya, nenk ini bahkan sampai jatuh pingsan, darah tingginya kumat, ia pun dilarikan ke rumah sakit.


Juminah kini sudah lansia, rambutnya putih, dan giginya pun sudah ompong, digugat cerai tentu saja syok setengah mati. Ia dan Sumanto sudah nikah selama 50 tahun lebih, mereka bahkan sudah melewati usia pernikahaan emas. Juminah pun sudah memiliki 7 anak dan 10 orang cucu.

Sumanto cuek dengan keadaan istrinya, ia sudagh mantab untuk bercerai. Si kakek sudah dibujuk oleh keluarga besarnya. Ketujuh anaknya pun rapat untuk membicarakan masalah tersebut. Namun sayangnya Sumanto tetap pada pendiriannya.

Bapak itu lho, sudah bau tanah kok macem-macem. Bentar lagi paling sudah dipanggil sama Gusti Pengeran. Tapi, kok yo sing dipikir cemburu sama pegatan, kata Putri (40) anak bungsu Sumanto.

Malng sungguh nasib Juminah, sambil duduk di kursi roda, ia menjalani sidang perceraiannya. Putri tampak sabar menemani sang ibu yang terus menangis. Namun SUmanto memang keras kepala, ia tak peduli dengan perasaan istri dan anak-anaknya.

Putri menuturkan jika ayahnya memang pecemburu sejak ia masih muda. Hal ini wajar lantaran, Juminah memang gadi cantik rebutan para cowok saat sekolah dulu. Juminah memiliki aras cantik, maklum karena ia blasteran Belandan dan Jawa. Kulitnya putih, dengan mata dan alis yang indah. Juminah menikahi Sumanto saat ia berusia 16 tahun.

Juminah banya dikejar pemuda, termasuk Sumanto. Juminah pun akhirnya cinta mati pada Sumanto, meski banyak pemuda yang mengirim surat cinta pada Juminah. Juminah tak pernah membalas satupun surat cinta yang diterimanya dari pria lain.

Namun sayangnya, Sumanto sangat pecemburu. Ia kerap marah-marah tanpa alasan dan tudh Juminah berselingkuh. Persoalannya cuma dipicu saat dirinya menemukan surat cinta dari cowok lain ke Juminah. Sumanto pun pernah marah besar dan mengusir Juminah, saat itu ia menemukan surat cinta di tumpukan bekas buku sekolah Juminah dulu.

Bagi Sumanto, istrinya berbohong saat mengatakan tak pernah membalas atau menerima surat cinta dari pria lain. Sumanto mengatakan faktanya, ia menemukan beberapa surat cinta darai mantannya dulu di gudang rumah. Sumanto sakit hati dengan puisi-puisi cinta yang dikirimkan oleh pria-pria tersebut. Pensiunan Dinas Pertanian yang tinggal di Blauran ini tetap ngotot mau bercerai.






Loading...
loading...
Loading...

BERITA LAINNYA