Generate file : /sitefiles/berantai/detail/cerita-soal-pocong-boneka-dan-nasi-basi-dalam-kasus-ibu-mutilasi-anak-kandung.htmlmasuk Cerita Soal Pocong, Boneka, Dan Nasi Basi Dalam Kasus Ibu Mutilasi Anak Kandung

Cerita Soal Pocong, Boneka, Dan Nasi Basi Dalam Kasus Ibu Mutilasi Anak Kandung

Rabu, 05 Oktober 2016 - 15:27
Wahidin Dan Mudmainah

Pembunuhan yang dilakukan Mudmainah membuat kaget banyak orang, masyarakat, tetangga, dan juga pihak keluarga Mudmainah. Seperti yang dialami oleh Mohamad Wahidin (35), kakak Mudmainah ini kaget saat tahu ada kejadian pembunuhan. Saat ia datang ke kontrakan adiknya, Minggu (2/10/2016) pukul 20.00, ia menemukan si adik duduk berjongkok dengan pakai mukenah di ruang tengah. Saat itu sudah banyak polisi dan warga. Sang kakak ditelepon saat berada di rumah temannya, saat tahu ada kejadian itu, ia langusng bergegas ke kontrakan.

"Sudah ramai sekali orang di sana," kata lelaki yang akrab disapa Wahid itu kepada wartawan, di rumah orangtuanya di Kalideres, Jakarta Barat, Selasa (4/10/2016) sore.


Saat itu Mudmainah tak bisa bicara dan tatapan kosong.Dia hanya berkomunikasi dengan tangannya dan gerak mulut tak bersuara. Dia kemudian menunjuk-nunjuk ke arah kamar mandi sambil menggerakan mulut.Dari gerak bibirnya, Wahid menangkap adiknya melihat ada 2 pocong keluar dari kamar mandi.Selanjutnya Wahid yang panik sempat mencari anak pertama Mutmainah.Dia berjalan dan tanya ke warga. Anak itu ternyata sudah dibawa ke tetangga kontrakannya.Wahid menghampiri kontrakan dan sudah ada suami Mudmainah, Aipda Deni Siregar disana.

"Sumpah serapah keluar dari adik saya itu," kata Wahid menirukan ujaran Aipda Deni kepadanya.

Dia pun memilih menyingkir, menghindari keributan lain. Sementara warga dan polisi mulai bingung apa yang terjadi.Selanjutnya setelah semuanya selesai, Wahid yang menggendong Mudmainah ke mobil polisi.Dia menemani adiknya yang tak berbicara sama sekali itu sampai di RS Polri Kramat Jati.Sampai di rumah sakit, Mudmaimah diberi 2 suntikan berisi obat penenang.Beberapa saat kemudian dia berbicara. Mudmainah mengaku dia memotong boneka, bukan anaknya sendiri.Lalu sebelum memotong boneka yang ternyata anaknya sendiri, ia mengaku sempat memakan nasi basi.Sampai sekarang Wahid tak mengerti kenapa sang adik memakan nasi basi. Tak ada penjelasan soal itu.Tapi Wahid menuding Aipda Deni tak menafkahi sang adik dengan baik. Makanya Mudmainah sampai memakan nasi basi.




loading...

BERITA LAINNYA