Generate file : /sitefiles/berantai/detail/kisah-sedih-pemulung-jual-hp-jadul-demi-makan-anaknya-yang-sakit.htmlmasuk Kisah Sedih Pemulung, Jual HP Jadul Demi Makan Anaknya Yang Sakit

Kisah Sedih Pemulung, Jual HP Jadul Demi Makan Anaknya Yang Sakit

Rabu, 13 Januari 2016 - 13:21
Nengah Wage Dan Putrinya

Nasib miris dialami oleh seorang ayah bernamaNengah Wage (43), pria ini dirundung kesedihan. Anaknya,Komang Dewi Alisia Putri (5) terbaring lemah di rumah sakit, sedangkan ia tak mampu membayar biaya rumah sakit yang begitu besar. Pria yang bekerja sebagai pemulung ini bahkan mencoba menggadaikan HP jadul miliknya, bukan untuk biaya putrinya, namun untuk membeli nasi bungkus demi anaknya yang lapar.

Nengah Wage (43) pun terlihat mondar mandir di area Rumah Sakit Sanglah, Denpasar, Bali, menawarkan ponsel miliknya.


"Anak saya lapar pak, tolong ambil HP saya. Saya mau beli nasi bungkus. Saya jual Rp 400 ribu untuk beli nasi bungkus," ujar Wage kepada para pengunjung rumah sakit sambil menunjukkan ponselnya,

Pria yang tinggal di Tabanan ini sudah 11 hari berada di ruang Angsoka.
Komang Dewi Alisia Putri (5), mengalami patah tulang di bagian paha kanan dan dirawat di ruangan tersebut.Ia mengalami patah tulang akibat kecelakaan tunggal, ketika hendak merayakan Tahun Baru di Gianyar, Kamis (31/12/15).

Putrinya kini hanya bisa tertidur dalam kondisi kaki terikat, supaya tulangnya tetap berada di posisi yang benar.Ia mengakui, setiap hari harus menggantungkan hidupnya dari belas kasihan orang.

"Biasanya saya dikasih uang atau nasi bungkus untuk makan dari penunggu pasien lain," jelasnya.

Wage yang mengaku sehari-hari bekerja mencari barang rongsokan ini, harus berpikir untuk mencari biaya operasi putrinya sebesar Rp 11 juta.Sedangkan kartu JKBM yang ia miliki hanya bisa digunkan untuk biaya perawatan dan pengobatan.

"Dokter sudah menyarankan untuk dioperasi dengan biaya Rp 11 juta, tapi saya sama sekali tidak memiliki uang," keluhnya.

Sementara itu, istrinya hanya bisa tergolek lemas di atas kasur rumahnya karena mengidap penyakit lupus sejak dua tahun lalu.






Loading...
loading...
Loading...

BERITA LAINNYA