Generate file : /sitefiles/berantai/detail/kunjungan-anies-sandi-di-hotel-ini-mendapat-sindiran-dari-netizen.htmlmasuk Kunjungan Anies-Sandi Di Hotel Ini Mendapat Sindiran Dari Netizen

Kunjungan Anies-Sandi Di Hotel Ini Mendapat Sindiran Dari Netizen

Kamis, 23 November 2017 - 06:54
Anies-Sandi

Semasa Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Yuddy Chrisnandi, pernah melarang pemerintah daerah melakukan kegiatan di hotel. Namun seiring berjalannya waktu, akhirnya diperbolehkan selama itu dikelola oleh pemerintah apalagi melibatkan pihak ketiga.

"Jika kegiatan yang dilaksanakan pemerintah daerah itu berupa seminar, simposium, penyuluhan atau sosialisasi kebijakan boleh lakukan di hotel," katanya kala itu.


Sebelumnya, pemerintah mengeluarkan edaran larangan bagi instansi pemerintahan untuk menggelar aktivitas di hotel dan restoran dengan alasan penghematan anggaran. Akan tetapi aturan baru itu belakangan diubah. Apalagi, lanjutnya, jika sosialisasi itu melibatkan pihak ketiga dengan tema sosialisasi tentang investasi dan yang mendatangkan para investor silakan saja.

"Bila perlu kegiatan itu dilakukan satu minggu di hotel dengan menggunakan uang yang banyak dari pihak ketiga, tetapi asalkan pemerintah mampu menggunakan uang seefisien mungkin," katanya.

Namun ada satu hal yang perlu diingatkan, bahwa larangan tentang rapat di hotel itu khusus diberlakukan untuk kegiatan rapat-rapat pemerintahan yang wajib mengoptimalkan penggunaan fasilitas pemerintah yang ada. Jadi ruang kerja, aula, atau ruang rapat instansi pemerintahan bisa dipergunakan di antara mereka.

Selasa (21/11/2017), sepucuk surat undangan dan foto persiapan penyambutan kunjungan kerja Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta di salah satu hotel di Jakarta Barat beredar di media sosial.

Rencana pertemuan itu berawal dari postingan akun twitter Rudi Valinka. Ia membubuhkan caption pada foto-foto yang dibagikannya, "#HOKI Gokil sekarang Gub DKI blusukannya ketemu PNS dan "masyarakat" (ketua RW/RT pendukungnya) di Hotel Bintang 5...awas bagi2 anggaran #DKIberubah."


Tanggapan netizen

Sudah ratusan tanggapan netizen dan dibagikan atas unggahan foto kunjungan kerja gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta ke hotel ini. Banyak netizen mempertanyakannya, kunjungan kerja kok ke hotel? Berikut beberapa tanggapan komentar netizen terhadap undangan ini:

Tristan: Hotel Pullman kan mahal? Kenapa tidak di hotel milik Pemda DKI spt Hotel Veranda, Grand Cempaka dsb?

Pocongtwit: Hotel pemerintah g bisa bagi amplop kemereka. Takut kpk. Kalo swasta tinggal acc boss bisa dapat cash back.

Cilla R: Pantes anggaran bertambah, blusukannye ke hotel berbintang. Jijik x blusukan di tempat2 kumuh.

H.S. Bahri: Hsl pjuangan bertaun2 pgn jd PEJABAT hrs dinikmati lah...Masa iya gabener silaturahmi lesehan di warung kopi spt wkt dipoto2 dulu Biar dikata merakyat. Mantap pak uang rkyt dihamburin aja...Mmg mrk byr pajak spy duitnya dinikmati bpk koq,Puluhan taun mrk nungguin bpk jd gabener.

Namun ada juga netter atas nama Aisyah Inara Dewi yang jahil mencuitnya ke akun @Panji: sambil bertanya: Bang @pandji loe diundang gak?

"Nanti akan diangkat jd protokoler pemprov..mungkin. Jd dia gak ketipu..seandainya pun hrus nanya pandji,apa dia ketipu ,dia bahkan akan menipu dirinya sendiri dulu sebelum menjawab."

Hioeherri: @KPK_RI maaf Pak/Bu, pembengkakan anggaran memang kami gak positif tp apakah pemborosan anggaran dan tidak memiliki manfaat bagi sebagian orang dan menimbulkan kerugian dianggap korupsi? Karena APBD DKI berasal dari Pajak kami.

Wahyu Adiguna: Anggaran cepat terserap, langsung WTP. Ini baru wajar

Namun, salah satu nettter menjelaskan adanya pertemuan tersebut, seperti capture di bawah ini:

Hingga berita ini ditayangkan, belum ada konfirmasi ke pihak Pemprov DKI Jakarta atas kunjungan kerja yang diselenggarakan di sebuah hotel.






Loading...
loading...
Loading...

BERITA LAINNYA